Peta persaingan ajang balap motor World Superbike (WorldSBK) musim 2027 mendadak mengalami dinamika yang luar biasa tinggi setelah sang juara dunia Supersport asal Spanyol, Albert Arenas, secara mengejutkan menemukan peluang emas baru untuk naik kelas ke kategori utama. Meskipun sebelumnya sempat dipastikan terdepak dari jajaran pebalap pabrikan utama karena terbentur kontrak pebalap lain seperti Andrea Locatelli serta kedatangan mantan bintang MotoGP, jalan berliku justru membawanya menuju pintu gerbang kompetisi level tertinggi bersama skuad kompetitif Ducati.

Situasi awal karier pebalap berusia 29 tahun tersebut sempat menemui jalan buntu ketika pabrikan asal Jepang menegaskan tidak dapat menyediakan kursi Superbike untuk musim depan. Pihak manajemen pabrikan sebenarnya sempat menawarkan kontrak berdurasi dua tahun yang berisi keharusan turun semusim lagi di kelas Supersport sebelum dijamin promosi ke kategori 1000cc pada tahun berikutnya. Namun, penawaran tersebut secara tegas ditolak oleh sang pebalap yang merasa usianya tidak lagi ideal untuk menghabiskan waktu semusim penuh di kelas menengah.

"Saya mengambil risiko untuk menemukan apa yang paling cocok untuk masa depan saya. Saya tidak ingin membalap satu tahun lagi di Supersport, juga karena faktor usia. Saya ingin berkembang, jadi saya harus berani," ungkap pebalap yang pernah meraih enam kemenangan Grand Prix di kelas Moto3 tersebut menegaskan pendiriannya yang ingin terus menantang kemampuan terbaiknya.

- Advertisement -
Advertisement

Kegigihan sang pebalap bersama manajemennya untuk mencari pelabuhan baru sempat mengarah pada opsi bergabung dengan pabrikan asal Tiongkok, CF Moto, yang dijadwalkan meramaikan ajang WorldSBK. Sayangnya, skenario tersebut mengharuskannya vakum dari balapan kompetitif selama satu musim penuh dan hanya bertindak sebagai pebalap penguji, sebuah opsi yang dinilai kurang ideal bagi perkembangan karier balap profesionalnya saat ini.

Baca Juga Jake Dixon: Hari Positif di French WorldSBK, Tapi Masih Banyak PR

Titik balik yang sesungguhnya terjadi ketika tim Go Eleven mendadak membuka pintu lebar setelah mendapatkan dukungan finansial masif dari perusahaan makanan ringan asal Italia, Pata. Keterlibatan sponsor utama yang dipimpin oleh Remo Gobbi ini memungkinkan tim independen tersebut untuk menurunkan dua unit motor pabrikan Ducati Panigale V4R sekaligus pada musim balap mendatang, menggantikan rencana awal yang sebelumnya sempat mengunggulkan pebalap Italia, Alessandro Delbianco.

Dengan reputasi besar sebagai peraih gelar juara dunia Supersport serta pengalaman luas di kancah balap internasional, kehadiran sosok juara asal Spanyol ini di atas mesin Ducati diprediksi akan langsung memberikan ancaman serius bagi para pebalap papan atas lainnya. Seluruh persiapan teknis kini tengah dikebut agar sang bintang baru dapat segera beradaptasi dengan karakter motor superbike Italia tersebut sebelum tes pramusim resmi dimulai.