Tragis! Demi Air Bersih, An Indi dan Pika Nekat Terjang Banjir Setinggi 70 Cm di Pandeglang – Banjir Berkepanjangan Bikin Warga Putus Asa
Deskripsi Video
Tragis dan memilukan. Banjir luapan Sungai Cilemer di Kabupaten Pandeglang, Banten, telah memasuki hari keenam hingga ketujuh tanpa tanda surut signifikan. Ribuan warga di Desa Idaman, Kecamatan Patia, terisolasi, akses jalan putus, dan kini mereka putus asa karena kesulitan mendapatkan air bersih untuk minum dan masak."
"Curah hujan ekstrem sejak awal Januari 2026 memicu luapan Sungai Cilemer, merendam empat kampung utama: Tajur, Sindangrahayu, Karangtengah, dan Tongkol. Ketinggian air sempat mencapai 1-2 meter, kini masih 40-70 cm di banyak titik. Ribuan warga terjebak, terpaksa menggunakan perahu kayu dengan ongkos puluhan ribu rupiah hanya untuk keluar-masuk desa.
Yang lebih memilukan, setelah hampir seminggu terendam, sumur warga tercemar lumpur dan air banjir, membuat air tidak layak konsumsi. Beberapa warga nekat menerjang genangan tinggi—bahkan setinggi dada—hanya demi mencari sumber air bersih di luar kampung. Risiko terseret arus atau terserang penyakit seperti gatal-gatal dan infeksi kulit kian mengancam."