Ratusan Warga Villa Kencana Blok EE Cikarang Utara Terancam Kelaparan! Stok Makanan Habis di Hari Kedua Pengungsian Mandiri, Bantuan Pemerintah Nol Besar
Deskripsi Video
Jakarta, 19 Januari 2026 – Situasi darurat masih menyelimuti Perumahan Villa Kencana Blok EE, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ratusan warga korban banjir terpaksa bertahan di pengungsian mandiri di masjid, musala, serta tempat belajar anak-anak sejak dua hari lalu. Kini, stok makanan para pengungsi telah habis total, meninggalkan mereka dalam kondisi kritis tanpa pasokan logistik memadai.
Selama 48 jam terakhir, kebutuhan dasar seperti makan dan minum hanya mengandalkan uang kas warga serta swadaya masyarakat sekitar. Pengurus masjid setempat bahkan terpaksa membuka donasi darurat untuk sekadar memenuhi kebutuhan pokok para korban banjir. Bantuan yang masuk hingga saat ini sangat minim: hanya 5 dus mi instan dari pihak kepolisian serta obat-obatan dasar dari puskesmas terdekat.
**Yang paling memprihatinkan**, bantuan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi maupun instansi pemerintah terkait **belum terlihat sama sekali**. Padahal, banjir akibat curah hujan ekstrem dan luapan sungai telah merendam ribuan rumah di kawasan Bekasi, termasuk Cikarang Utara, sejak pertengahan Januari 2026. Warga Blok EE kini bertanya-tanya: sampai kapan mereka harus bertahan sendirian?
Warga korban banjir menyuarakan harapan mendesak agar pihak berwenang segera turun tangan. "Kami butuh makanan, air bersih, obat-obatan, dan evakuasi yang layak. Anak-anak dan lansia sudah lemah, jangan biarkan kami kelaparan di tengah musibah," ujar salah seorang pengungsi yang enggan disebut namanya.
Banjir di wilayah ini bukan kejadian baru—Villa Kencana sering terendam akibat drainase buruk dan luapan Kali Pulo Sirih. Namun, lambatnya respons pemerintah kali ini menuai kecaman keras dari masyarakat. Polres Metro Bekasi dan Brimob Polda Metro Jaya telah melakukan evakuasi serta mendirikan dapur lapangan di beberapa titik banjir Cikarang Utara, tetapi bantuan belum merata hingga ke Blok EE.
Pemerintah daerah diminta segera bertindak cepat sebelum situasi berubah menjadi tragedi kemanusiaan. Warga Villa Kencana Blok EE kini menanti