Pembalap senior asal Finlandia, Valtteri Bottas, membuat klaim yang cukup mengejutkan mengenai proyek Formula 1 terbaru yang ia bela. Setelah malang melintang bersama tim-tim papan atas dan merasakan langsung atmosfer kemenangan di grid, ia secara terbuka membandingkan standar fasilitas markas Cadillac dengan mantan timnya yang dikenal sangat digdaya, Mercedes.
Keputusan Bottas untuk bergabung dengan Cadillac menjelang debut mereka di ajang balap jet darat paling bergengsi di dunia sempat memunculkan tanda tanya besar di kalangan pengamat. Pengalaman bertahun-tahun di lini depan bersama skuad Silver Arrows tentu memberikan standar ekspektasi yang tinggi terhadap infrastruktur sebuah tim balap profesional. Banyak pihak memprediksi bahwa pebalap berpengalaman tersebut akan menghadapi penurunan drastis dalam hal fasilitas penunjang teknis saat membantu membangun fondasi tim baru asal Amerika Serikat tersebut.
Namun, dalam sebuah wawancara eksklusif baru-baru ini dengan Financial Times, Bottas mematahkan seluruh asumsi miring tersebut dengan tegas. Ia mengungkapkan bahwa kualitas infrastruktur serta fasilitas canggih yang dimiliki oleh Cadillac ternyata mampu menyaingi standar tinggi yang selama ini ia saksikan dan rasakan langsung di markas besar Mercedes.
"Saya akan mengatakan demikian," ujar Bottas saat ditanya secara langsung apakah fasilitas baru yang dimiliki oleh Cadillac bahkan bisa dibilang lebih baik daripada apa yang ia miliki di Mercedes.
Sentimen positif dan kekaguman serupa juga diungkapkan oleh rekan setimnya, Sergio Perez. Mantan pembalap andalan Red Bull Racing tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya terhadap skala operasi raksasa yang tengah dibangun oleh Cadillac setelah melakukan kunjungan langsung ke pabrik utama mereka bulan lalu. Perez, yang telah lama merasakan persaingan ketat di level tertinggi Formula 1, memuji habis-habisan peralatan canggih dan tata letak markas tersebut.
"Kami berada di pabrik, dan itu sangat mengesankan. Saya belum pernah melihat pabrik seperti ini dalam karier saya. Ini benar-benar sangat, sangat mengesankan," ungkap Perez dengan penuh antusias.
"Sangat menyenangkan bisa melihatnya secara langsung. Kami melakukan diskusi mendalam dengan para insinyur, dengan semua orang yang terlibat dalam proyek ini, rencana-rencana ke depan, dan banyak hal lainnya. Sungguh menyenangkan bisa kembali terhubung dengan semua orang."
Perez juga menyoroti keunggulan fasilitas yang serba baru sebagai kunci utama organisasi tim yang sangat rapi. "Pertama-tama, itu karena semuanya serba baru: peralatan yang mereka miliki, platform yang digunakan, bagaimana semuanya terhubung dengan sangat baik, dan bagaimana departemen yang berbeda saling bersinergi. Rasanya seperti sebuah rumah baru yang tertata sangat rapi. Sungguh pemandangan yang luar biasa untuk disaksikan."
Baca Juga Red Bull Pastikan Pemulihan Hadjar Tak Ada MasalahDi balik kemegahan fasilitas dan kecanggihan infrastruktur yang dibanggakan oleh para pembalapnya, perjalanan debut Cadillac di atas lintasan balap musim ini sama sekali tidak berjalan mudah. Tim debutan tersebut masih berjuang keras dan tercatat belum mampu mendulang satu pun poin, sehingga harus rela mendekam di dasar klasemen sementara Kejuaraan Konstruktif. Kendati demikian, Bottas yang kini berusia 37 tahun tetap optimis dan meyakini bahwa progres nyata terus terjadi di balik layar dari satu pekan balapan ke pekan balapan berikutnya.
"Kami pasti melihat adanya peningkatan di suatu tempat pada setiap akhir pekan balapan," jelas Bottas menguraikan situasi internal tim saat ini.
"Peningkatan itu mungkin belum tentu terlihat langsung dari hasil akhir di atas kertas, tetapi itu terlihat sangat jelas dari cara kami beroperasi sebagai sebuah tim di berbagai area yang berbeda. Begitu Anda menghadapi masalah, baik itu di sesi latihan bebas maupun sesi kualifikasi, pada saat itulah Anda tidak bisa lagi fokus melakukan pengembangan. Anda justru hanya akan sibuk mencoba memperbaiki masalah tersebut alih-alih berfokus pada peningkatan performa dan membuat mobil melaju lebih cepat."
Lebih lanjut, pembalap asal Finlandia tersebut menegaskan bahwa fokus utama bagi dirinya maupun seluruh anggota tim di garasi adalah bagaimana cara mengekstrak potensi maksimal dari paket mobil pada setiap akhir pekan balapan. Konsistensi dalam mengerahkan kemampuan terbaik inilah yang terus ia jaga sepanjang berjalannya kalender balap musim ini.
"Hal yang paling utama adalah terus mencoba mendapatkan hasil maksimal dari diri saya sendiri dan berusaha menjadi versi terbaik dari diri saya semampu saya. Hal yang sama juga berlaku bagi orang-orang di sekitar saya. Saya selalu berupaya memastikan bahwa mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dari diri mereka," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!