Ajang balap ketahanan paling bergengsi di dunia, 24 Hours of Le Mans, kembali menjadi sorotan utama dalam kalender motorsport internasional. Penyelenggara balapan yakni Automobile Club de l'Ouest (ACO) memegang kendali penuh sebagai pihak yang menentukan daftar peserta melalui sistem undangan eksklusif. Untuk edisi tahun 2027 mendatang, ajang legendaris ini dijadwalkan akan berlangsung pada akhir pekan tanggal 12 hingga 13 Juni, menjanjikan pertarungan ketat di Circuit de la Sarthe.

Sebagaimana tradisi yang telah berjalan, sebanyak 62 mobil balap dipastikan akan mendapat izin start di Le Mans. Sebagian besar slot grid secara otomatis akan diisi oleh para kontestan yang terdaftar sebagai peserta penuh sepanjang musim dalamKejuaraan Ketahanan Dunia FIA WEC. Keputusan ini diambil karena Le Mans merupakan bagian mahkota dari kejuaraan dunia mobil sport tersebut, sehingga partisipasi reguler di WEC menjadi jalur utama bagi pabrikan dan tim profesional.

Kendati demikian, perebutan tiket tidak hanya berhenti pada peserta reguler WEC saja. Penyelenggara ACO juga menyediakan jalur khusus berupa undangan berdasarkan prestasi gemilang yang diraih oleh berbagai tim di kejuaraan regional bergengsi. Berdasarkan hasil akhir dari seri balap European Le Mans Series, sejumlah tim elite telah mengamankan tiket awal mereka menuju grid start tahun depan tanpa harus menunggu proses seleksi yang panjang.

- Advertisement -
Advertisement

Kesuksesan tersebut diraih berkat performa impresif di lintasan Eropa, di mana United Autosports sukses keluar sebagai juara umum di kelas LMP2. Tidak ketinggalan, Forestier Racing by Panis menyusul sebagai runner-up LMP2, sementara Algarve Pro Racing menguasai gelar juara di kelas LMP2 Pro/Am. Satu tiket tambahan dari ranah ELMS juga jatuh ke tangan CLX Motorsport yang mendominasi kategori LMP3, di mana seluruh tiket berharga ini dipastikan memiliki validitas penuh di kelas LMP2 Le Mans.

Persaingan ketat juga terjadi di kategori kendaraan GT, di mana tim TF Sport berhasil mengamankan tiket berharga berkat status mereka sebagai juara kelas LMGT3 di ajang ELMS. Keberhasilan ini membuka peluang besar bagi pabrikan Amerika Serikat untuk mendominasi grid, mengingat prestasi serupa juga dicatatkan melalui jalur kompetisi di Amerika Utara lewat ajang IMSA SportsCar Championship.

Baca Juga Le Mans 2027 Terancam: FIA vs ACO Memanas, WEC Bisa Pecah

Dari daratan Amerika, pebalap George Kurtz sukses menyabet gelar Jim Trueman Award sebagai pebalap gentleman terbaik di kelas LMP2, sementara Orey Fidani mengamankan Bob Akin Award untuk kategori GT bersama kendaraan Chevrolet Corvette. Kedua tiket tersebut bersifat personal, yang berarti Kurtz dan Fidani memiliki keleluasaan penuh untuk memilih struktur tim yang tepat guna merealisasikan ambisi tampil di Le Mans.

Dengan kombinasi tiket undangan personal dan prestasi tim, peluang kehadiran mobil Corvette Z06 LMGT3.R dalam jumlah besar kini terbuka sangat lebar. Apabila tim TF Sport kembali mendapatkan alokasi dua tiket peserta penuh di kejuaraan WEC musim depan, pecinta balap ketahanan berpotensi menyaksikan hingga empat mobil Corvette turun serentak di Circuit de la Sarthe.