Tim Red Bull secara resmi mengonfirmasi bahwa posisi insinyur balap yang biasanya mendampingi sang juara dunia Max Verstappen akan mengalami perombakan strategis. Sosok Gianpiero Lambiase yang telah lama menjadi figur penting di garasi pembalap asal Belanda tersebut bersiap menghadapi transisi besar dalam kariernya di ajang balap mobil paling bergengsi di dunia. Hubungan kerja antara Lambiase dan Verstappen selama bertahun-tahun dikenal sangat kuat, penuh dinamika yang kompetitif, hingga akhirnya melahirkan catatan sejarah kesuksesan yang luar biasa di pentas global Formula 1.
Namun, kemitraan ikonik tersebut dipastikan akan segera menemui titik akhirnya menyusul keputusan besar yang diambil oleh sang insinyur senior. Berdasarkan informasi terkini, Gianpiero Lambiase dijadwalkan akan segera hengkang untuk bergabung dengan tim rival, McLaren, setelah kalender kompetisi musim 2026 resmi rampung. Menghadapi situasi ini, Red Bull mulai menyusun langkah antisipasi secara bertahap untuk mempersiapkan masa transisi kepemimpinan di garasi, mengingat musim balap tahun ini sudah semakin mendekati fase puncak pertikaian perebutan gelar juara dunia.
Sebagai langkah awal dari rencana besar tersebut, manajemen Red Bull memutuskan untuk menempatkan Tom Hart sebagai insinyur balap baru yang akan mendampingi Verstappen. Debut perdana Tom Hart dalam peran krusial ini dijadwalkan akan langsung berlangsung pada akhir pekan depan dalam rangkaian seri balapan Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat yang dilangsungkan di Circuit of the Americas, Austin. Kehadiran wajah baru di pit wall ini tentu akan menjadi pusat perhatian para pengamat teknik paddock mengingat betapa pentingnya peran seorang race engineer bagi performa optimal sebuah mobil balap.
Berdasarkan laporan yang berkembang, penugasan Tom Hart tidak hanya berlaku untuk satu balapan saja, melainkan dirancang untuk memimpin komunikasi radio dengan sang juara dunia dalam tiga seri balapan beruntun. Rencananya, Hart akan mendampingi Verstappen di atas pit wall pada putaran balapan di Amerika Serikat, Brasil, serta balapan malam yang ikonik di Las Vegas. Di sisi lain, Gianpiero Lambiase untuk sementara waktu masih akan kembali mendampingi Verstappen pada sisa balapan musim ini di Qatar, Abu Dhabi, serta seri penting di Meksiko sebelum benar-benar melepas jabatannya secara penuh.
Di balik penunjukan mengejutkan ini, tersiar pula kabar menarik bahwa Tom Hart sebenarnya sempat nyaris bergabung dengan skuad Williams untuk bekerja sama dengan Alex Albon. Akan tetapi, arah kariernya berubah setelah Max Verstappen secara khusus menyampaikan preferensinya agar Hart mau bertahan dan membantunya di Red Bull. Diskusi lanjutan kini juga masih terus berlangsung secara intensif antara kubu Red Bull dan McLaren guna menentukan tanggal pasti kapan Lambiase dapat secara resmi memulai tugas barunya di markas Woking.
Baca Juga Strategi Ban Pirelli di Singapura dan Opsi Ferrari Tantang VerstappenIndikasi mengenai adanya perubahan formasi di dalam tim sebenarnya sempat terlihat jelas pada seri balapan sebelumnya di Singapura. Ketika itu, Red Bull secara mengejutkan menugaskan Gianpiero Lambiase untuk naik ke atas podium mewakili tim guna menerima trofi kemenangan bersama Verstappen. Menanggapi momen tersebut, Verstappen mengaku sama sekali tidak menduga keputusan itu, yang ternyata menjadi sebuah petunjuk terselubung mengenai rencana perombakan personel yang sudah disiapkan oleh manajemen tim menjelang akhir musim kompetisi ini.
Dalam sesi konferensi pers resmi pascalomba di Marina Bay, Max Verstappen memberikan penjelasan mendalam mengenang momen perayaan kemenangan tersebut. "Saya tidak menyangka hal itu terjadi," ujar Max Verstappen kepada para awak media setelah merayakan kemenangan perdananya di Singapura. Pembalap andalan Red Bull itu bahkan mengenang percakapan pribadi mereka tahun lalu di Las Vegas. "Saya ingat dia mengatakan kepada saya di Vegas tahun lalu, 'Ini mungkin terakhir kalinya saya berdiri di podium'. Saya katakan kepadanya, 'Jangan konyol, kita akan menang bersama-sama lebih banyak lagi'. Tapi saya pikir saya justru membawa sial padanya dengan ucapan itu," pungkasnya mengenang gelak tawa.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!