PANDEGLANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diinisiasi oleh Kodim 0601/Pandeglang terus menunjukkan progres signifikan.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan (H+3) pada Jumat (17/7/2026), Satgas TMMD bergerak cepat mengakselerasi berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang dipusatkan di Kampung Pangburangan, Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Langkah taktis ini diambil guna memastikan seluruh program selesai tepat waktu demi mendongkrak aksesibilitas transportasi dan kesejahteraan masyarakat setempat. Di bawah komando langsung Komandan Kodim (Dandim) 0601/Pandeglang selaku Dansatgas TMMD Ke-129, sinergi lintas sektoral terjalin kuat.
Personel TNI bersama Polri, pemerintah daerah, dan warga masyarakat bergotong royong di lapangan demi mengubah wajah infrastruktur desa yang selama ini membutuhkan perhatian.
Genjot Akses Transportasi Melalui Sasaran FisikFokus utama Satgas TMMD Ke-129 pada hari kedua ini adalah mempercepat pengerjaan infrastruktur jalan. Akses jalan yang memadai dinilai menjadi kunci utama dalam memutar roda perekonomian di Kecamatan Patia.
Berikut adalah rincian target fisik yang sedang dikebut oleh petugas di lapangan:Penyiapan Badan Jalan: Pengerjaan area sepanjang 1.160 meter dengan lebar 6 meter.Pengerasan Jalan: Paving atau pengerasan jalan sepanjang 900 meter dengan lebar 4 meter agar dapat dilalui kendaraan dengan aman.
Pembangunan struktur pembatas sepanjang 25 meter untuk mengantisipasi pergeseran tanah atau longsor .Drainase/Gorong-gorong: Pemasangan dua titik gorong-gorong yang masing-masing memiliki panjang 6 meter guna memastikan sistem pembuangan air berjalan lancar saat musim hujan.
Selain infrastruktur jalan, Satgas TMMD juga menaruh perhatian pada aspek spiritual masyarakat. Saat ini, rencana rehabilitasi satu unit musala di Desa Pasirgadung telah masuk dalam tahap persiapan intensif dan akan segera dieksekusi dalam beberapa hari ke depan.
Membangun Sumber Daya Manusia Lewat Program NonfisikTMMD tidak hanya sekadar membangun jalan, melainkan juga membangun mental dan kualitas hidup masyarakat. Di bidang nonfisik, Satgas TMMD Ke-129 telah menjadwalkan serangkaian penyuluhan strategis secara bertahap.
Materi penyuluhan dirancang komprehensif untuk menjawab tantangan zaman, mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hukum, hingga bahaya narkoba.
Selain itu, isu-isu digital dan sosial terkini seperti literasi media sosial dan pemberantasan judi online turut menjadi perhatian serius.
Di sektor kesehatan dan ketahanan pangan, program ini akan menyelenggarakan penyuluhan lingkungan hidup, pertanian, peternakan, serta penanganan stunting melalui optimalisasi Posyandu dan Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular).
Sebagai awal yang positif, penyuluhan mengenai pencegahan kenakalan remaja telah sukses dilaksanakan dengan antusiasme tinggi dari para pemuda desa.Program Unggulan Kasad: Guna melengkapi pembangunan desa secara menyeluruh, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga siap digulirkan.
Program tersebut meliputi pembangunan titik air bersih, penyediaan fasilitas MCK yang layak, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga prasejahtera. kesemuanya kini sedang dalam tahap finalisasi persiapan lapangan.
Sinergi 150 Personel di Bawah Cuaca CerahKeberhasilan hari kedua ini tidak lepas dari soliditas tim di lapangan. Sebanyak 150 personel gabungan diterjunkan langsung ke lokasi kerja.
Komposisi pasukan gotong royong ini terdiri dari:Unsur Personel Jumlah AnggotaTNI 35 POK Komando, 10 Orang Kodi 0601/Pandeglang, 20 Personel Lanal Banten, 50 Yon TF 842/BS, Polri 25 Personel 10 Yon Zipur 3/YW. Didukung dengan ketersediaan peralatan kerja yang memadai serta faktor cuaca yang sangat bersahabat—cerah berawan sejak pagi hingga sore
hari.
seluruh rangkaian pekerjaan pada Jumat ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa kendala berarti.
Melalui semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat, TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang diharapkan tidak hanya membawa perubahan fisik bagi Desa Pasirgadung, tetapi juga menjadi stimulus bagi pemerataan pembangunan nasional yang dimulai dari pinggiran kota.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!