Persaingan sengit di ajang Formula 1 akhir pekan ini langsung diwarnai oleh drama teknis yang melibatkan sejumlah nama besar di lintasan. Sebanyak tiga pembalap dipastikan harus menerima kenyataan pahit dengan mengawali balapan dari posisi belakang akibat sanksi penalti grid yang dijatuhkan pada seri Grand Prix Amerika Serikat di Austin. Hukuman ini diberikan setelah kendaraan mereka kedapatan melampaui batas alokasi komponen unit daya yang telah ditetapkan dalam regulasi musim ini.
Situasi pelik seputar keandalan mesin ini sebenarnya telah membayangi separuh peserta grid jauh sebelum akhir pekan di Austin bergulir. Namun, angka tersebut kini melonjak drastis hingga mencakup 12 dari total 22 pembalap yang berpartisipasi di sirkuit kebanggaan Amerika Serikat tersebut. Masalah keausan dan pergantian komponen mesin menjadi momok tersendiri bagi para tim dalam mengelola ketahanan mobil sepanjang kalender balap yang sangat panjang.
Salah satu hukuman paling berat harus diterima oleh pembalap Gabriel Bortoleto yang membela tim Audi. Ia terpaksa dijatuhi hukuman akumulasi penalti mundur 20 posisi start setelah kedapatan mengambil penyimpanan mesin keempat serta unit kendali elektronik keempat musim ini. Jumlah tersebut telah melampaui batas maksimal tiga komponen yang diizinkan dalam aturan regulasi teknis F1 saat ini.
Meskipun demikian, tidak semua komponen baru Bortoleto melanggar aturan yang berlaku. Laporan resmi mencatat bahwa ia juga membawa mesin pembakaran internal baru, turbocharger, sistem pembuangan, serta komponen pendukung unit daya lainnya yang masih berada dalam batas toleransi alokasi yang diperbolehkan oleh pengawas perlombaan.
Baca Juga Christian Horner Ungkap Pertemuan Rahasia Red Bull dengan Lewis HamiltonSementara itu, nasib serupa juga dialami oleh Arvid Lindblad yang harus rela mundur lima posisi di grid start. Hukuman ini dijatuhkan setelah dirinya mengambil unit mesin pembakaran internal keenam sepanjang tahun ini, padahal regulasi hanya memberikan jatah sebanyak empat buah saja. Sesuai aturan yang berlaku, pelanggaran komponen pertama di atas batas memberikan penalti 10 tempat, sementara pelanggaran berikutnya dikenakan sanksi lima tempat.
Pembalap ketiga yang terkena imbas regulasi pengetatan unit daya ini adalah Franco Colapinto. Ia dipastikan mendapati penalti mundur 10 posisi start di GP AS menyusul penggunaan unit kendali elektronik keempatnya musim ini yang melewati batas ketentuan regulasi mesin.
| Pembalap | Tim | Penalti Grid | Komponen Melebihi Batas |
|---|---|---|---|
| Gabriel Bortoleto | Audi | 20 Posisi | Penyimpanan Mesin ke-4, Kontrol Elektronik ke-4 |
| Franco Colapinto | Tidak Disebutkan | 10 Posisi | Kontrol Elektronik ke-4 |
| Arvid Lindblad | Tidak Disebutkan | 5 Posisi | Mesin Pembakaran Internal ke-6 |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!