Sebuah kejutan besar mengguncang peta persaingan ajang balap motor internasional ketika Ten Kate secara resmi mengumumkan keputusannya untuk mengakhiri kerja sama panjang dengan Yamaha. Tim tersukses dalam sejarah Kejuaraan Dunia Supersport tersebut memilih untuk melangkah ke babak baru bersama pabrikan asal Tiongkok, QJ Motor, mulai musim depan. Keputusan ini diambil setelah melalui proses negosiasi intensif dan kunjungan langsung ke fasilitas pabrik utama di Tiongkok, yang menawarkan prospek finansial serta dukungan teknis luar biasa besar bagi masa depan skuad asal Belanda tersebut.

Perubahan besar ini bermula dari dinamika internal yang dialami oleh QJ Motor di ajang Supersport. Sejak awal keikutsertaan pabrikan tersebut pada tahun 2024, operasional balap dan pengembangan mesin awalnya ditangani oleh salah satu cabang tim Puccetti. Namun, dengan fokus penuh kubu Manuel Puccetti pada proyek pabrikan Kawasaki di ajang Superbike dan Supersport mulai tahun 2025, QJ Motor membutuhkan mitra baru yang memiliki kapasitas operasional mapan untuk mendongkrak performa motor balap mereka di kancah global.

Upaya pencarian mitra strategis tersebut membawa manajemen QJ Motor melakukan pendekatan ke sejumlah tim mapan paddock WorldSBK sepanjang akhir pekan balap di Magny-Cours pada awal September lalu. Pembicaraan awal kemudian berlanjut secara intensif dengan Ten Kate, hingga berujung pada penandatanganan kontrak kerja sama berdurasi multi-tahun. Langkah ini sekaligus menandai lembaran baru bagi Ten Kate, yang sebelumnya telah mengukir sejarah manis bersama Yamaha termasuk meraih gelar juara dunia Supersport bersama Dominique Aegerter pada 2021 dan 2022, serta sukses bersama Stefano Manzi.

- Advertisement -
Advertisement

Transformasi lanskap kejuaraan dunia juga semakin terlihat jelas dengan agresivitas industri sepeda motor Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Keberhasilan ZX Moto bersama tim Evan Bros yang langsung menyabet posisi runner-up kejuaraan dunia bersama Valentin Debise menjadi bukti nyata daya saing mereka. Ditambah rencana masuknya CF Moto ke ajang Superbike pada akhir musim 2027, ambisi besar QJ Motor untuk merangsek ke barisan depan dunia balap motor kini menemukan mitra yang paling tepat melalui pengalaman panjang yang dimiliki oleh Ten Kate Racing.

Baca Juga Dominasi Sempurna Nicolo Bulega di Estoril Ukir Rekor Baru

Komitmen jangka panjang proyek ambisius ini juga langsung dikonfirmasi melalui susunan pebalap yang akan memperkuat garasi mereka musim depan. Mantan runner-up kejuaraan dunia sekaligus pekuang papan atas, Can Oncu, dipastikan tetap bersama Ten Kate dan turut hijrah menggunakan mesin QJ Motor, sementara kursi kedua kini tengah diperebutkan dengan kandidat kuat pebalap Moto2, Zonta van den Goorbergh. Kolaborasi eksklusif ini diyakini bakal menjadi babak baru yang sangat menarik dan mengubah peta kekuatan kompetisi balap motor dunia dalam beberapa tahun ke depan.