Luca Marini resmi bergabung dengan tim satelit KTM, Tech3, untuk dua musim MotoGP berikutnya. Pengumuman yang dirilis Rabu ini mengonfirmasi bahwa pembalap Italia berusia 29 tahun tersebut akan meninggalkan Honda dan membalap untuk Tech3 pada 2027 dan 2028.
Kepindahan ini menandai perubahan signifikan dalam struktur kontrak Tech3. Berbeda dengan dua musim terakhir, ketika Enea Bastianini dan Maverick Vinales dikontrak langsung oleh KTM, struktur kepemilikan baru Tech3 yang dipimpin oleh Guenther Steiner kini bertanggung jawab untuk menegosiasikan dan menandatangani pembalapnya sendiri mulai 2027. Meski membiayai sendiri, Tech3 tetap memerlukan persetujuan dari KTM yang memasok motor dan dukungan teknis.
Marini sebenarnya bukan target awal Tech3 dan KTM. Namun, pendekatan awal dari agennya kepada Steiner di Grand Prix Italia mengubah segalanya. Pertemuan lanjutan dengan bos motorsport KTM, Pit Beirer, pada Juni lalu berhasil meyakinkan manajemen. Performa dan profesionalisme Marini membuat kesepakatan tercapai dan diumumkan hari ini.
Marini, yang merupakan saudara tiri Valentino Rossi dan anggota VR46 Riders Academy, memulai karier di kejuaraan dunia pada 2016 langsung di Moto2. Ia menghabiskan lima musim di kelas menengah dengan meraih enam kemenangan dan 15 podium, serta menjadi runner-up di tahun terakhirnya. Pada 2021, ia naik ke MotoGP bersama tim satelit Ducati, VR46, dan menghabiskan tiga musim di sana. Dua podiumnya terjadi di musim ketiga, finis kedua di Austin dan ketiga di Qatar.
Baca Juga Pembalap MotoGP yang Perjuangkan Performa di Le Mans 2025Pada 2024, Marini pindah ke tim pabrikan Honda untuk menggantikan Marc Marquez yang justru pindah ke Gresini Ducati. Selama tiga tahun di HRC, hasil terbaiknya adalah finis kelima di Hungaria pada 2025 dan 2026, serta Grand Prix Indonesia 2025.
Dengan dikonfirmasikannya Marini, Tech3 masih harus mengumumkan siapa rekan setimnya musim depan. Semua indikasi mengarah pada pembalap Australia, Senna Agius, yang saat ini membalap di Moto2 dan menempati posisi ketiga klasemen dengan selisih 61,5 poin dari pemimpin klasemen Manu Gonzalez. Gonzalez sebenarnya menjadi opsi lain yang dipertimbangkan Tech3, namun tampaknya peluangnya pupus meski musimnya impresif.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!