Andrea Stella, prinsipal tim McLaren Formula 1, melontarkan keraguan terhadap pernyataan Toto Wolff bahwa Mercedes tidak memiliki cukup dana untuk mempercepat pengembangan mobil. Menurut Stella, klaim tersebut sulit dipercaya, terutama setelah melihat rival-rival mereka seperti Ferrari dan McLaren tampil agresif dengan peningkatan performa yang signifikan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Ferrari dan McLaren berhasil meraih masing-masing dua kemenangan, menekan dominasi Mercedes yang sebelumnya terlihat kuat. Sementara itu, Mercedes hanya meluncurkan sedikit paket aerodinamika baru dan berencana membawa pembaruan besar pada Grand Prix Bahrain di Malaysia pada Oktober. Penundaan ini membuat Mercedes rentan kehilangan poin di tiga seri berikutnya: Italia, Spanyol, dan Azerbaijan.

Menanggapi kekhawatiran itu, Wolff sempat menyatakan bahwa timnya tidak punya uang untuk terus mengembangkan mobil. Ia menjelaskan bahwa alokasi cost cap sebesar $215 juta harus dibagi secara merata sepanjang musim sesuai perhitungan. "Kami tidak punya uang untuk menaruh pengembangan di mobil," ujar Wolff, seperti dikutip Motorsport.com. Ia juga menambahkan bahwa strategi pengeluaran bisa berbeda antara tim satu dengan lainnya.

- Advertisement -
Advertisement

Namun, Stella tidak sepenuhnya percaya. "Saya ingin percaya Anda, tapi sejujurnya saya tidak percaya," ucapnya, merespons komentar Wolff. Stella menyoroti adanya tambahan kelonggaran cost cap sebesar $3 juta yang diberikan untuk membantu tim mempersiapkan perubahan regulasi pada 2027. Menurutnya, jika Mercedes benar-benar ingin, mereka bisa menggunakan dana tersebut untuk memproduksi komponen mobil yang lebih baik.

Baca Juga GP Belanda Dihentikan Setelah Kecelakaan Besar Max Verstappen

Stella menambahkan bahwa setiap tim pasti memiliki kelonggaran dalam perhitungan cost cap, dan ia yakin Mercedes sebenarnya sudah memiliki pengembangan yang sedang berjalan di balik layar. "Saya yakin mobil di terowongan angin mereka jauh lebih cepat daripada yang ada di lintasan," katanya. Ia menduga Mercedes akan segera memanfaatkan kesempatan itu untuk mengejar ketertinggalan.

Pernyataan Stella ini menambah tensi persaingan di musim 2026, di mana McLaren dan Ferrari tampil perkasa. Jika Mercedes benar-benar terhambat secara finansial, mereka bisa kehilangan peluang meraih gelar. Namun, jika Stella benar, maka kita akan melihat Mercedes bangkit dengan paket upgrade besar di akhir musim. Persaingan di papan atas dipastikan semakin sengit.