Penyelenggara Dakar Rally secara resmi mengumumkan keputusan mengejutkan untuk meninggalkan Arab Saudi pada penyelenggaraan tahun 2027 mendatang. Langkah drastis ini terpaksa diambil oleh pihak penyelenggara menyusul adanya perkembangan terbaru di kawasan regional Timur Tengah yang tengah menghadapi situasi konflik bersenjata dan ketegangan geopolitik yang memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Ajang balap ketahanan off-road paling bergengsi di dunia yang rutin menarik ratusan kompetitor tangguh dari berbagai belahan dunia ini sejatinya telah menjadikan Arab Saudi sebagai rumah utama mereka sejak tahun 2020. Selama tujuh tahun berturut-turut, negara di Semenanjung Arab tersebut sukses menyuguhkan rute menantang yang memamerkan keragaman geografis yang luar biasa bagi para peserta reli internasional.
Meskipun demikian, situasi keamanan yang dinamis membuat pihak otoritas harus mengambil langkah antisipatif yang matang demi keselamatan seluruh pihak yang terlibat. Dalam pernyataan resminya, penyelenggara menegaskan bahwa keputusan ini bersifat luar biasa dan terjadi hanya satu kali saja, serta diputuskan melalui koordinasi yang sangat erat bersama Saudi Automobile and Motorcycle Federation (SAMF) serta mendapat dukungan penuh dari federasi balap internasional terkait.
Terkait lokasi pengganti untuk menggelar ajang bergengsi pada tanggal 1 hingga 15 Januari tersebut, pihak penyelenggara berjanji akan mengumumkannya secara resmi dalam beberapa hari ke depan. Berbagai spekulasi dan laporan yang beredar luas di paddock menyebutkan bahwa Maroko menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kekosongan posisi tuan rumah pada edisi tahun 2027 tersebut.
Pihak A.S.O. selaku promotor utama juga memastikan bahwa mereka saat ini berada dalam kontak langsung dengan seluruh kompetitor, tim peserta, serta para mitra strategis guna memberikan dukungan penuh dalam masa transisi yang krusial ini. Persiapan teknis dan logistik terus dikoordinasikan secara intensif agar seluruh peserta dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan rute yang mendadak ini.
Baca Juga DJR Pastikan Mobil Pemenang Bathurst 1000 Tetap di Museum TimKendati absen pada tahun 2027, para penggemar reli tidak perlu merasa kecewa berkepanjangan karena Dakar Rally dipastikan akan kembali menyapa daratan Arab Saudi pada tahun 2028. Edisi tahun 2028 tersebut diproyeksikan sebagai tonggak sejarah yang sangat monumental karena akan merayakan perayaan 50 tahun penyelenggaraan reli legendaris tersebut sejak pertama kali digelar.
Kedua belah pihak organisasi kini bahkan sudah mulai bekerja sama secara intensif guna mempersiapkan momen tonggak sejarah tersebut agar menjadi pencapaian yang luar biasa bagi Dakar maupun bagi Kerajaan Arab Saudi. Komitmen bersama tetap dijaga untuk kembali menghadirkan ajang ikonik berkelas dunia dengan standar kualitas penyelenggaraan tertinggi yang pernah ada di dunia motorsport.
Kerja sama strategis jangka panjang antara A.S.O., SMC, dan SAMF ditegaskan tetap kokoh dan tidak akan luntur akibat pemindahan lokasi temporer ini. Ketiga organisasi tersebut menegaskan komitmen kuat mereka untuk terus melanjutkan kerja sama dalam mengembangkan dunia olahraga otomotif di Kerajaan Arab Saudi serta memberikan pengalaman luar biasa bagi para kompetitor, tim, dan penggemar setia di masa depan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!