Akhir pekan balap yang menjanjikan di Sirkuit Lusail harus berakhir dengan cara yang sangat menyakitkan bagi Francesco Bagnaia. Sang juara dunia tiga kali yang tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas dan kualifikasi, justru harus mengalami nasib sial akibat insiden kecelakaan hebat pada lap pembuka balapan Sprint. Kecelakaan tersebut meruntuhkan seluruh kerja keras yang telah ia bangun sejak hari pertama dan memupuskan peluangnya untuk mendulang poin krusial di kasta tertinggi kejuaraan balap motor dunia.
Petaka bagi pembalap asal Italia tersebut bermula ketika ia tengah berjuang di posisi keempat pada tikungan ke-16. Sebuah upaya percobaan salip yang dinilai terlalu agresif dan di luar batas dari Fermin Aldeguer membuat benturan keras tak terhindarkan. Kontak langsung antara kedua mesin kuda besi tersebut melontarkan tubuh Bagnaia ke udara sebelum akhirnya terjatuh dengan benturan yang sangat keras ke permukaan aspal Sirkuit Lusail, memicu kekhawatiran besar di paddock tim pabrikan.
Atas insiden berbahaya tersebut, steward balapan langsung menjatuhkan sanksi tegas kepada Aldeguer berupa hukuman double long lap penalty yang wajib ia jalani pada balapan utama hari berikutnya. Meskipun insiden tersebut tampak mengerikan dan sempat memunculkan ketakutan terburuk bagi para penggemar serta anggota tim, peraih gelar juara dunia asal Italia itu dipastikan tetap berada dalam kondisi sadar penuh usai insiden menegangkan di tikungan penutup tersebut.
Tim medis langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama sebelum membawa sang pembalap ke pusat medis sirkuit untuk pemeriksaan mendalam. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan rontgen, diagnosis resmi menyatakan bahwa pembalap andalan Ducati tersebut mengalami patah tulang pada jari keempat dan kelima di kaki kanannya. Situasi kian mengkhawatirkan karena cedera pada jari keempat dikonfirmasi merupakan patah tulang terbuka dan multipel yang memerlukan penanganan bedah segera.
Baca Juga Jorge Martin Kemungkinan Absen di German GP 2025Konsekuensinya, rangkaian akhir pekan balap di Qatar ini resmi ditutup lebih cepat bagi sang bintang. Ia dijadwalkan segera terbang kembali ke Italia untuk menjalani prosedur operasi lanjutan demi memulihkan kondisi fisiknya secara optimal. Sebelum kepulangannya ke tanah air, ia terlebih dahulu harus dipindahkan ke rumah sakit di Doha guna menjalani serangkaian observasi medis mendalam demi memastikan tidak ada cedera tersembunyi lainnya.
Absennya sang pembalap utama tentu menjadi pukulan telak bagi skuad Borgo Panigale dalam menghadapi balapan utama akhir pekan ini. Dengan situasi darurat tersebut, garasi tim pabrikan Ducati dipastikan hanya akan menurunkan satu unit sepeda motor saja di grid start balapan utama, meninggalkan lubang besar dalam perburuan poin konstruktor maupun klasemen pembalap sementara musim ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!