Akhir pekan Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of the Americas langsung menghadirkan tantangan berat bagi Oscar Piastri dan tim McLaren. Pembalap asal Australia tersebut harus puas mengakhiri sesi latihan bebas pertama (FP1) di posisi ketujuh sebelum sedikit merosot ke peringkat kedelapan pada sesi latihan kedua (FP2). Dominasi awal ditunjukkan oleh Charles Leclerc yang berhasil P1 di kedua sesi untuk Ferrari, meninggalkan para rivalnya dengan selisih waktu yang cukup signifikan di sirkuit sepanjang 5,5 kilometer tersebut.

Sepanjang hari Jumat, Piastri tertinggal 0,734 detik di belakang Leclerc pada jam pertama, dan jarak tersebut melebar menjadi 1,096 detik pada sesi sore hari. Kondisi ini menyisakan pekerjaan rumah yang masif bagi garasi oranye papaya untuk mengejar ketertinggalan sebelum sesi kualifikasi Sabtu. Setelah menuntaskan total 50 putaran dari dua sesi latihan, Piastri secara terbuka mengakui bahwa skuadnya belum menemukan performa optimal yang sangat dibutuhkan di atas lintasan Austin yang menuntut ketepatan tinggi.

"Jelas bahwa kami memiliki sedikit waktu untuk ditemukan di lintasan," ujar Piastri mengomentari hasil latihan hari pertama. Pembalap muda berbakat ini menambahkan bahwa timnya telah mencoba berbagai eksperimen pengaturan teknis untuk dievaluasi secara mendalam. "Kami mencoba beberapa hal berbeda selama sesi yang sekarang perlu kami analisis sepenuhnya untuk melihat bagaimana kami dapat memaksimalkan performa dari mobil secara lebih efektif."

- Advertisement -
Advertisement

Kendala utama yang dihadapi oleh juara dunia junior tersebut bermuara pada masalah cengkeraman ban yang minim, terutama saat beralih menggunakan kompon ban lunak di FP2. Angin kencang yang bertiup secara berhembus serta isu batasan lintasan turut memperumit upaya para pembalap untuk mencatatkan waktu putaran terbaik mereka. "Hal utama yang kami perjuangkan adalah cengkeraman, jadi kami punya pekerjaan yang harus dilakukan pada sisi itu. Kami akan melihat apa yang dapat kami lakukan semalaman agar kami berada di posisi yang lebih baik menjelang kualifikasi besok," imbuh Piastri.

Baca Juga Hamilton vs Schumacher: Anda yang Menentukan Pembalap F1 Terhebat

Sementara itu, rekan setimnya Lando Norris sempat memberikan secercah harapan pada FP1 dengan mengamankan posisi ketiga, terpaut tipis 0,245 detik dari Leclerc. Namun, performa tersebut gagal diulangi pada FP2 di mana Norris terpuruk ke posisi ketujuh, hanya unggul tipis 0,014 detik dari Piastri. Norris menyebut bahwa konsistensi kecepatan menjadi tantangan terbesar McLaren di Texas ini. "Kami melihat tanda-tanda kecepatan yang menggembirakan hari demi hari, tetapi sangat sulit untuk mengulangi putaran demi putaran," kata Norris.

Kepala Teknisi dan Desainer Utama McLaren, Rob Marshall, mencoba melihat sisi positif dari hasil hari Jumat, khususnya dari simulasi balapan jarak jauh dan evaluasi paket pembaruan kecil pada suspensi serta saluran rem. Marshall meyakini bahwa posisi akhir di timesheet FP2 tidak sepenuhnya mencerminkan potensi sebenarnya dari mobil MCL38 di tangan para pembalap andalannya.