Pandeglang , Nusantara Media – Memasuki hari ke-7  pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, Satgas TMMD Kodim 0601/Pandeglang terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas umum di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (21/7/2026).

Sejak pagi hingga sore hari, sebanyak 109 personel gabungan yang terdiri dari anggota TNI AD, TNI AL, Polri, tenaga kesehatan, dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan.

Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD terlihat jelas di lapangan, di mana prajurit dan warga bekerja tanpa mengenal lelah demi mewujudkan akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat.Kegiatan dipimpin oleh Kapten Inf M. Prabowo selaku Pasiter Kodim 0601/Pandeglang.

- Advertisement -

Adapun kekuatan personel yang terlibat meliputi 15 personel Kodim 0601/Pandeglang, 30 personel Yonif TP 842, 5 personel TNI AL, 25 personel Polri, 2 tenaga kesehatan, serta 32 warga Desa Pasir Gadung.

Sebelum pelaksanaan pekerjaan dimulai, seluruh personel mengikuti apel pagi yang dipimpin Danramil 0111/Pagelaran, Kapten Inf M. A. Rohman.

Dalam arahannya, ia mengapresiasi dedikasi seluruh personel Satgas TMMD yang hingga hari keenam mampu melaksanakan tugas dengan aman, tertib, dan penuh semangat."Kita harus terus memaksimalkan pencapaian sasaran fisik maupun nonfisik sesuai target yang telah ditetapkan.

Utamakan faktor keamanan kerja, gunakan alat pelindung diri, serta bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Jaga kesehatan, disiplin, kekompakan, dan nama baik TNI selama pelaksanaan TMMD," tegasnya.Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel pagi pukul 08.00 WIB,

dilanjutkan pengerjaan sasaran fisik, istirahat dan ibadah pada siang hari, kemudian kembali melanjutkan pekerjaan hingga apel sore pukul 16.00 WIB.Adapun sasaran fisik utama yang tengah dikerjakan meliputi pembukaan badan jalan sepanjang 1.160 meter

dengan lebar 6 meter, pengerasan jalan sepanjang 900 meter lebar 4 meter, pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 25 meter, serta pemasangan dua titik gorong-gorong.

Selain itu, Satgas TMMD juga mengerjakan sejumlah sasaran fisik tambahan berupa rehabilitasi 1 unit musala, 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan 5 unit MCK, pembuatan 5 titik sumur bor, pengembangan ketahanan pangan seluas 1 hektare, penanaman 300 batang pohon keras,

serta pemberian 100 paket makanan tambahan bagi balita yang mengalami stunting.Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD Ke-129 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik melalui 14 materi penyuluhan, di antaranya Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, Kamtibmas, bahaya narkoba dan judi online,

penyuluhan hukum, lingkungan hidup, pertanian, peternakan, literasi media sosial, pencegahan kenakalan remaja, stunting, Posyandu, hingga Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM).

Program TMMD Ke-129 menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

Melalui semangat "Bersatu, Bergerak, Berdampak", diharapkan hasil pembangunan yang dikerjakan dapat meningkatkan konektivitas, memperlancar aktivitas perekonomian masyarakat, serta mendorong kesejahteraan warga Desa Pasir Gadung secara berkelanjutan.