Andrea Stella, prinsipal McLaren, secara blak-blakan meragukan klaim Mercedes yang menyebut kekurangan dana untuk mengembangkan mobilnya. Pernyataan itu muncul setelah Toto Wolff, bos Mercedes, mengungkapkan bahwa timnya tidak punya cukup uang untuk mengejar rival-rival di puncak klasemen.
Wolff mengaku bahwa Mercedes kesulitan membawa upgrade besar seperti yang dilakukan Ferrari dan McLaren. Mercedes terakhir kali membawa upgrade besar di GP Kanada, sementara pengembangan berikutnya baru dijadwalkan pada GP Bahrain awal Oktober. Situasi ini membuat Mercedes hanya menang dua kali dalam enam balapan terakhir, setelah mendominasi enam seri pertama musim ini.
Menanggapi hal itu, Stella tidak bisa menyembunyikan skeptisismenya. "Saya ingin percaya, tapi sejujurnya saya tidak percaya," ujarnya. Stella menilai bahwa regulasi power unit 2027 memberikan kelonggaran pada semua tim dalam perhitungan cost cap, sehingga Mercedes seharusnya punya ruang untuk berinvestasi lebih.
"Saya yakin Mercedes, yang melihat rivalnya meningkatkan level permainan, pasti akan segera memanfaatkan potensi yang ada. Mobil di terowongan angin mereka pasti jauh lebih cepat daripada yang ada di lintasan," tambah Stella, mengisyaratkan bahwa Mercedes menyimpan senjata rahasia.
Baca Juga Russell Ungkap Kunci Kebangkitan: Ubah Gaya Balap ala AntonelliKemenangan beruntun Lando Norris di GP Belanda dan GP Italia semakin memanaskan persaingan. Norris kini hanya tertinggal 83 poin dari pemuncak klasemen, dan McLaren optimistis bisa terus menekan di sisa musim.
Pernyataan Stella ini menambah tensi persaingan di antara tim-tim papan atas. Apakah memang Mercedes sedang berhemat, atau sekadar kamuflase untuk mengejutkan lawan di akhir musim? Kita tunggu saja perkembangan di Bahrain.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!