Sesi kualifikasi Grand Prix Meksiko menyajikan drama menegangkan ketika Max Verstappen harus puas mengamankan posisi keempat sebelum akhirnya harus rela turun ke posisi start kelima akibat penalti grid. Pembalap asal Belanda tersebut sejatinya berada dalam jalur yang sangat kompetitif untuk merebut posisi start terdepan hingga insiden di sektor akhir sirkuit merusak catatan waktunya secara total. Masalah bermula ketika ia tiba di area krusial dan mendapati pembalap McLaren berada di jalur yang tidak ideal akibat sebuah kesalahan pengereman sebelumnya.

Situasi pelik tersebut seketika mengubah jalurnya di tikungan penutup. Verstappen mengakui secara terbuka bahwa dirinya benar-benar kehilangan referensi titik pengereman yang sangat krusial ketika melihat Lando Norris berada di sisi trek saat ia memasuki Tikungan 12. Kehadiran pembalap lain dalam posisi yang janggal menciptakan udara kotor serta mengubah sudut masuk yang dibutuhkan untuk menaklukkan tikungan sempit tersebut, sebuah halu yang sangat fatal di level balap mobil bergengsi ini.

Melalui pernyataan resminya usai sesi kualifikasi berakhir, sang juara dunia memberikan penjelasan mendetail mengenai momen menegangkan yang merusak usahanya. Dilansir dari Crash.net, Verstappen mengungkapkan rasa terkejutnya saat insiden tersebut terjadi di hadapannya secara langsung. Ia menyatakan, Saya tiba di tikungan 12, lalu saya mendapatkan udara kotor karena mereka berkendara sangat lambat. Jadi, saya sudah kehilangan sedikit waktu di sana, tetapi catatan waktu putarannya sebenarnya sangat bagus. Saya pikir secara keseluruhan kualifikasi berjalan sangat kuat.

- Advertisement -
Advertisement

Lebih lanjut, pembalap andalan Red Bull tersebut menegaskan betapa tipisnya margin kesalahan di lintasan Formula 1 modern. Ia menambahkan, Saya tidak percaya mata saya ketika melihatnya. Saya melihat mobil di sebelah kanan. Jadi, Anda kehilangan referensi pengereman, Anda harus masuk dengan sudut yang sedikit berbeda ke titik pengereman, dan di tikungan yang begitu sempit, Anda tidak boleh melakukan itu. Jadi, saat itulah saya mengunci ban. Tentu saja, kami berada dalam pertarungan untuk meraih pole, yang bagi saya tentu saja merupakan hal yang paling penting, karena saya pikir sepanjang akhir pekan saya tidak begitu senang dengan mobilnya, tetapi kemudian di kualifikasi, kami benar-benar meningkatkan mobilnya, yang saya pikir adalah yang paling penting.

Baca Juga Suara Mobil F1 2026 Jadi Sorotan Fans di GP Australia

Kendati harus memulai balapan utama dari barisan yang sedikit lebih belakang, potensi kecepatan mobil yang telah ditemukan pada sesi kualifikasi memberikan secercah harapan bagi tim. Penalti satu posisi start yang diterimanya akibat insiden di hari Jumat bersama Liam Lawson memang menjadi bumbu tersendiri yang memperketat persaingan di grid awal. Ketegangan sebelumnya sempat mewarnai sesi latihan bebas ketika ia mengomentari aksi pembalap Selandia Baru tersebut sebagai tindakan yang dinilai kurang bijak, namun fokus utama kini tetap tertuju pada bagaimana ia bisa memperbaiki posisi saat lampu start dipadamkan.