Marc Marquez menyatakan bahwa dirinya telah mengerahkan segalanya dalam duel Sprint MotoGP Australia yang menegangkan melawan rival perebutan gelar juara, Jorge Martin. Selama tujuh setengah putaran, kedua pembalap memberikan pertunjukan yang luar biasa di Sirkuit Phillip Island dengan saling bertukar posisi terdepan dalam balapan yang berada di batas kemampuan maksimal.

Namun, insiden krusial terjadi ketika Jorge Martin melewati batas tipis antara kejayaan dan bencana di Tikungan 8 pada lap kedelapan. Ia kehilangan kendali bagian depan motornya dan terpelanting ke area gravel saat sedang mengejar Marquez. Marquez kemudian melenggang untuk meraih kemenangan dan merebut kembali pimpinan klasemen kejuaraan dunia, sebelum kabar buruk datang bahwa Martin mengalami cedera patah tulang lengan kanan dan dipastikan absen dari Grand Prix hari Minggu.

"Pertama-tama, tim saya baru saja menginformasikan bahwa Jorge berada di pusat medis, jadi saya mendoakan yang terbaik untuknya, juga karena itu akan bagus untuk pertunjukan kejuaraan," ujar Marc Marquez kepada MotoGP.com. Ia menegaskan bahwa pertarungan tersebut murni perebutan gelar yang agresif namun tetap berada di dalam batas sportivitas balap.

- Advertisement -
Advertisement

Meskipun Aprilia telah menunjukkan potensinya sejak sesi latihan bebas hari Jumat, Marquez berhasil mengungguli Martin di setiap sesi sebelum Sprint, baik dalam kondisi kering maupun basah. Sang juara bertahan tahun 2024 tersebut kemudian meningkatkan performanya untuk menantang Marquez di sesi Sprint, tetapi ia berkendara di ujung batas hingga melebar beberapa kali setelah mengambil alih pimpinan lomba.

Baca Juga Ai Ogura Wajib Belajar Agresi demi Gelar MotoGP 2026

Setelah cederanya dikonfirmasi secara resmi, Marquez menambahkan rasa empatinya terhadap sang rival. "Saya senang dengan kemenangan ini, tetapi saya merasa kasihan pada Jorge. Saya mendoakan agar ia cepat pulih dan berharap bisa segera melihatnya kembali ke lintasan," ungkap pembalap asal Spanyol tersebut mengenai insiden yang mengubah peta persaingan musim ini.