Sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix Meksiko 2026 diwarnai oleh pemandangan yang tidak biasa di atas lintasan, di mana Charles Leclerc sukses keluar sebagai yang tercepat untuk kubu Ferrari. Di tengah sorotan utama yang mengarah kepada para bintang reguler Formula 1, jalannya sesi pembuka ini justru dipenuhi oleh partisipasi masif para pembalap muda yang mendapatkan kesempatan emas untuk mencicipi kemudi mobil F1 modern. Seluruh tim peserta, kecuali skuad Kuda Jingkrak, menurunkan setidaknya satu pembalap pengganti atau debutan dalam regulasi wajib yang memberikan ruang bagi generasi penerus dunia balap roda open-wheel tersebut.

Charles Leclerc langsung menancapkan dominasinya sejak awal sesi dengan mencatatkan waktu acuan impresif 1 menit 18,128 detik di atas kompon ban lunak. Catatan waktu tersebut menempatkannya unggul cukup jauh, yakni 0,659 detik lebih cepat dari sang pemimpin klasemen sementara kejuaraan dunia Formula 1 asal Mercedes, Kimi Antonelli. Sementara itu, rekan setim pengganti Antonelli yaitu Fred Vesti tampil sangat mengejutkan dengan mengamankan posisi ketiga, terpaut tipis hanya 0,074 detik di belakang pembalap muda asal Italia tersebut. Penampilan solid Vesti sekaligus menobatkannya sebagai debutan tercepat di FP1, mengungguli catatan waktu rekan setim seniornya di garasi Mercedes.

Persaingan di barisan terdepan berlangsung sangat ketat di mana Lewis Hamilton berada di posisi keempat, terpaut tipis 0,005 detik saja di belakang Vesti. Keempat pembalap teratas ini sama-sama membukukan catatan waktu terbaik mereka menggunakan ban kompon soft. Di belakang mereka, pembalap pengganti Red Bull yaitu Ayumu Iwasa mampu menembus posisi kelima dengan mengandalkan ban medium, menunjukkan adaptasi yang cepat meski tertinggal hampir satu detik dari waktu kepemimpinan Leclerc. Sesi ini juga menghadirkan drama teknis dan insiden dari sejumlah debutan yang berjuang keras memaksimalkan jarak tempuh dan kesempatan langka mereka.

- Advertisement -
Advertisement

Sejumlah insiden teknis sempat mewarnai paruh kedua sesi latihan bebas pertama di Autodromo Hermanos Rodriguez. Jak Crawford, yang mengemudikan mobil Aston Martin milik Fernando Alonso, sempat memicu pemberlakuan Virtual Safety Car (VSC) di penghujung sesi setelah kendaraannya terhenti di sisi lintasan akibat dugaan masalah pada sistem pemulihan energi (ERS). Masalah serupa juga dialami oleh Ollie Bearman dari Haas yang harus mengakhiri sesinya lebih cepat di dalam pit setelah kepulan asap terlihat keluar dari bagian belakang mobilnya. Sementara itu, debutan Formula 2 Nikola Tsolov sempat mengeluhkan mati rasa pada kakinya akibat tekanan kokpit, namun ia tetap berhasil kembali ke jalur pit dan menyelesaikan sisa program latihan.

Baca Juga Red Bull Bawa Upgrade RB22 Demi Jegal McLaren di F1 Meksiko

Di barisan belakang, perjuangan berat dirasakan oleh para pembalap debutan lain seperti Colton Herta dari Cadillac yang berada di posisi buncit setelah mengalami kesulitan merangkai putaran cepat, meski ia sukses mengamankan jarak tempuh krusial demi melengkapi syarat lisensi supernya. Dengan dinamika yang begitu tinggi, hasil FP1 Grand Prix Meksiko memberikan gambaran awal yang menarik mengenai peta kekuatan sekaligus potensi besar yang dimiliki oleh para wajah baru di kancah ajang balap jet darat paling bergengsi di dunia ini.