Pandeglang , Nusantara Media — Kondisi memprihatinkan yang dialami Nenek Sanami (75), warga Kampung Baitul Mumin, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, mengetuk kepedulian berbagai pihak.

Setelah diketahui selama hampir tiga tahun tinggal seorang diri di rumah yang nyaris ambruk, anggota Koramil 0111/Pagelaran bersama masyarakat turun langsung melaksanakan karya bakti untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni milik Sanami, Jumat (28/8/2026).

Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung Sanami diketahui mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding. Bahkan, sebagian bangunan telah ambruk sehingga hanya menyisakan bagian tertentu yang masih bisa digunakan untuk beraktivitas.

- Advertisement -
Advertisement

Kondisi tersebut tentu sangat mengkhawatirkan bagi seorang lansia yang tinggal seorang diri. Terlebih ketika hujan deras disertai angin dan petir, Sanami terpaksa mengungsi ke rumah tetangga karena khawatir rumahnya roboh.

Melalui kegiatan karya bakti ini, Anggota Koramil bersama masyarakat berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada Sanami. Selain memperbaiki bagian rumah yang rusak, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.

Pelda Agus Rizal mengatakan, ini merupakan wujud kepedulian TNI dan masyarakat terhadap kondisi warga yang membutuhkan bantuan.

"Kami melihat kondisi rumah Ibu Sanami memang sangat memprihatinkan. Karena itu, kami bersama warga berinisiatif untuk bergotong royong membantu memperbaiki rumah beliau agar lebih layak dan aman untuk ditempati," ujar Pelda Agus Rizal.

Menurutnya, semangat gotong royong seperti ini harus terus dipelihara. Kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan hanya dalam menjalankan tugas keamanan dan kewilayahan, tetapi juga ikut membantu mengatasi kesulitan warga.

Baca Juga PDRM Gempur Sindikat Narkotika Internasional, Kirim Tim Khusus ke Jakarta Pekan Depan

"Harapannya setelah diperbaiki, Ibu Sanami bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman. Ini merupakan kepedulian bersama, dan kami berharap ke depan semakin banyak pihak yang ikut membantu," katanya.

Karya bakti tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga secara sukarela ikut membantu proses perbaikan rumah, mulai dari membersihkan bagian rumah yang rusak hingga membantu pekerjaan rehab.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan masyarakat di tengah berbagai keterbatasan. Persoalan yang dihadapi seorang warga pun dapat diringankan ketika semua pihak bersedia turun tangan.

Bagi Nenek Sanami, perbaikan rumah tersebut bukan sekadar memperbaiki bangunan yang rusak. Lebih dari itu, kepedulian TNI dan warga memberikan harapan baru bagi seorang lansia agar dapat menjalani hari-harinya dengan lebih tenang di rumahnya sendiri.

Kepedulian tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pihak-pihak terkait untuk terus membantu pemenuhan kebutuhan dasar Sanami, termasuk kelengkapan administrasi kependudukan dan bantuan sosial maupun program perbaikan rumah yang dapat membuat kehidupannya menjadi lebih layak.