Upaya keras Jorge Martin untuk tetap tampil di lintasan balap harus berakhir dengan keputusan pahit setelah dirinya secara resmi memutuskan mundur dari sisa rangkaian akhir pekan Grand Prix Malaysia. Keputusan berat ini diambil sang pebalap asal Madrid tersebut demi melanjutkan proses pemulihan cedera serius pada bagian lengan kanan yang membekapnya sejak insiden di sesi Sprint Race Australia sepekan sebelumnya.
Kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih dari cedera fraktur pada tulang radius tangan kanan membuat Jorge Martin tidak memiliki banyak pilihan selain menghentikan partisipasinya lebih awal. Meski sempat mencoba memaksakan diri turun pada sesi latihan bebas pertama hari Jumat kemarin, rasa sakit yang tak tertahankan dan penurunan performa yang signifikan memaksa tim mengambil langkah pencegahan demi keselamatan sang atlet.
Dalam keterangan resminya, Jorge Martin mengungkapkan bahwa dirinya telah mengerahkan segala upaya maksimal untuk bisa mengendalikan kuda besi MotoGP di atas lintasan Sepang. Namun, proses penyembuhan yang masih berada di fase awal membuat tubuhnya belum siap menerima tekanan kompetitif tingkat tinggi selama balapan berlangsung secara konsisten.
"Lo he intentado, he hecho todo lo posible. He intentado pilotar, pero el proceso de recuperacion todavia esta en una fase muy temprana. La lesion esta curandose muy rapido, pero todavia no lo suficiente como para poder ser competitivo sobre la moto," ujar Jorge Martin mengenai kondisi fisiknya saat mencoba menaklukkan batasan cedera yang mendera pergelangan tangannya.
Lebih lanjut, Jorge Martin merinci bagaimana rasa sakit tersebut muncul secara konstan setelah melewati satu putaran penuh di atas motor. Situasi pelik ini membuatnya menyadari bahwa melanjutkan sisa akhir pekan di Malaysia tidak akan memberikan hasil positif apa pun, baik bagi perolehan poin maupun keselamatan fisiknya di masa depan.
Baca Juga Marc Marquez Kecam Aturan Denda Baru MotoGP untuk Kegiatan Promosi"Sentia que podia pilotar practicamente sin dolor, pero quiza solo durante una vuelta. Despues empezaba a sentir muchisimo dolor y no podia mantener la regularidad. Asi que, viendo un poco los tiempos por vuelta y mi rendimiento, decidimos parar e intentar esperar," imbuh Jorge Martin menjelaskan keputusan krusial yang diambil bersama krunya di dalam garasi tim.
Kini, fokus utama Jorge Martin dialihkan sepenuhnya untuk menyongsong seri berikutnya di Qatar dengan harapan kondisi fisiknya menunjukkan progres signifikan. Dirinya mengakui bahwa peluang perebutan gelar juara dunia musim ini telah tertutup bagi dirinya, namun ia tetap berkomitmen memberikan perlawanan maksimal demi menghargai kerja keras tim dan orang-orang terdekatnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!