Akhir pekan yang sangat dinantikan oleh para penggemar Scuderia Ferrari akhirnya membuahkan hasil manis setelah Lewis Hamilton sukses mengamankan posisi start terdepan di GP Meksiko. Capaian ini sekaligus menandai pole position perdana bagi sang juara dunia asal Inggris tersebut sejak berseragam merah, sebuah momen monumental yang diraih melalui eksekusi nyaris sempurna di atas lintasan Autodromo Hermanos Rodriguez yang menantang.
Kombinasi antara karakteristik udara yang tipis di ketinggian Kota Meksiko serta potensi maksimal dari paket pengembangan terbaru pada mobil SF-26 terbukti menjadi kunci utama kesuksesan ini. Sir Lewis mampu merajut satu putaran krusial di saat yang paling menentukan, mengalahkan berbagai rintangan teknis yang sempat menghantui tim sepanjang sesi latihan bebas, termasuk insiden masalah power unit yang memaksanya berhenti lebih awal pada sesi latihan kedua hari Jumat lalu.
Di sisi lain garasi tim Kuda Jingkrak, rekan setimnya yakni Charles Leclerc sebenarnya menunjukkan kecepatan yang menjanjikan sepanjang akhir pekan, namun harus puas kehilangan kesempatan berada di barisan terdepan akibat kesalahan kecil pada percobaan terakhirnya di sesi Q3. Meskipun demikian, peningkatan performa Ferrari pada tikungan-tikungan lambat menunjukkan bahwa pembaruan aerodinamika yang dibawa sejak GP Amerika Serikat di Austin telah bekerja secara optimal untuk memperluas jendela operasional mobil.
Persaingan di barisan depan dipastikan akan berjalan sangat ketat mengingat ancaman nyata dari kubu Mercedes yang mengandalkan George Russell untuk memberikan perlawanan sengit di balapan utama hari Minggu. Dengan kondisi lintasan yang unik dan tantangan manajemen ban yang luar biasa di ketinggian, strategi pit wall serta konsistensi laju balap akan menjadi penentu utama dalam perebutan podium tertinggi di Meksiko.
Baca Juga Ketidakpastian GP Qatar Meningkat, Carlos Ezpeleta Terbang ke Doha
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!