Pembalap Esteban Ocon akhirnya angkat bicara untuk pertama kalinya setelah posisinya digantikan secara mendadak di ajang Formula 1 Grand Prix Mexico City akhir pekan ini. Keputusan kontroversial dari manajemen skuad Amerika Serikat tersebut langsung memicu berbagai spekulasi liar di media massa internasional, khususnya terkait keretakan hubungan internal yang memuncak di garasi tim.
Ketegangan antara sang pembalap asal Prancis dan pihak manajemen bermula dari sebuah perdebatan terbuka yang melibatkan dirinya dengan insinyur balap saat sesi latihan bebas berlangsung. Situasi panas tersebut berlanjut pada pertemuan intensif malam harinya antara sang juara Grand Prix dengan petinggi tim, memicu memburuknya hubungan kerja yang memang sudah berada dalam tekanan besar belakangan ini.
Sebagai dampak dari insiden malam itu, manajemen Haas mengambil langkah tegas dengan mencopot sang pembuang poin utama mereka dari sisa akhir pekan balapan di Meksiko. Posisinya langsung digantikan oleh pembalap cadangan asal Jepang yang juga turun di ajang WEC bersama Toyota, yakni Ryo Hirakawa, yang mengambil alih kemudi mulai sesi latihan bebas ketiga hingga akhir pekan berakhir.
Di tengah badai spekulasi yang berkembang pesat di berbagai media Prancis mengenai dugaan perkelahian fisik dengan kepala tim Ayao Komatsu, kubu perwakilan pembalap berusia 30 tahun tersebut langsung mengeluarkan bantahan keras melalui pernyataan resmi di media sosial untuk meluruskan berbagai rumor yang tidak berdasar.
"Menyusul keputusan terbaru dari Haas F1 Team yang mengonfirmasi bahwa saya tidak akan berpartisipasi dalam Grand Prix Mexico City akhir pekan ini, saya ingin secara resmi menanggapi beberapa laporan media dan spekulasi seputar situasi tersebut," tulis pernyataan resmi dari pihak sang atlet.
Baca Juga Kecelakaan Sprint F1 George Russell dan Tanggapan Toto Wolff"Tadi malam, perbedaan sudut pandang memicu diskusi dengan pihak-pihak yang terlibat. Meskipun saya mengakui hal ini terjadi, saya secara tegas menolak laporan atau tuduhan apa pun yang menyarankan bahwa segala bentuk kekerasan fisik digunakan untuk menyelesaikan perbedaan dalam bentuk apa pun," lanjut pernyataan tersebut.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dirinya sangat menentang segala bentuk tindakan anarkis dan meyakini bahwa setiap perbedaan pendapat di dalam sebuah lingkungan profesional harus selalu diselesaikan secara dewasa. "Saya sangat mengutuk kekerasan dalam segala bentuknya dan sangat percaya bahwa ketidaksepakatan harus selalu ditangani dengan profesionalisme, rasa hormat, dan saling pengertian. Saya dengan hormat meminta agar spekulasi dihindari sementara masalah ini sedang diselesaikan. Pembaruan lebih lanjut akan dikomunikasikan pada waktunya."
Hingga detik ini, masa depan karier sang pembalap di kancah ajang balap jet darat masih diliputi tanda tanya besar. Belum ada kepastian resmi apakah ia akan diizinkan kembali memegang kendali kemudi pada seri berikutnya di Grand Prix Brasil atau justru kontraknya bersama skuad yang bermarkas di Amerika Serikat ini harus berakhir lebih cepat dari jadwal semula.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!