Jelang menyambut salah satu era regulasi terbesar dalam sejarah kejuaraan dunia balap motor, Enea Bastianini melontarkan desakan penting kepada pihak penyelenggara. Pembalap yang akan segera berganti tim tersebut menginginkan adanya kelonggaran aturan agar para pembalap yang belum sempat mencicipi mesin baru memiliki kesempatan untuk turun pada sesi shakedown di Sirkuit Sepang pada bulan Januari mendatang. Langkah ini dinilai krusial mengingat masifnya perombakan teknis yang akan diterapkan mulai musim depan.
Transformasi besar-besaran di ajang MotoGP pada tahun 2027 mendatang memang akan menghadirkan spesifikasi mesin baru berkapasitas 850cc serta peralihan pemasok ban dari Michelin ke Pirelli. Sepanjang musim berjalan, sejumlah uji coba tengah musim telah diluncurkan untuk mematangkan mesin baru tersebut. Namun, agenda pengujian privat maupun resmi ini tidak dapat diakses oleh seluruh pembalap di grid akibat banyaknya perpindahan formasi dan susunan tim yang terjadi untuk proyek tahun 2027.
Situasi pelik ini lantas memicu perdebatan sengit di antara para pembalap utama yang merasa dirugikan oleh keputusan di luar kendali mereka. Jadwal resmi perdana untuk menjajal motor spesifikasi 2027 dijadwalkan berlangsung hanya selama satu hari penuh pada Selasa, 1 Desember, tepat selepas seri pamungkas Grand Prix Valencia rampung digelar. Kendati demikian, agenda singkat tersebut dipandang sebelah mata oleh banyak pihak karena dinilai sangat tidak memadai untuk beradaptasi dengan teknologi anyar.
Enea Bastianini, yang bersiap melangkah ke skuad Trackhouse Aprilia, dengan tegas menyuarakan keresahannya terkait minimnya waktu persiapan di atas lintasan. Menurutnya, waktu satu hari di Valencia tidak akan cukup untuk menyelami karakter mesin sekaligus memahami karakteristik ban baru yang memiliki tingkat kerumitan tinggi. Ia menilai para pembalap membutuhkan durasi pengujian yang jauh lebih panjang guna menghindari ketertinggalan performa sejak seri pembuka musim depan dimulai.
"Kami hanya memiliki satu hari pengujian setelah Valencia pada hari Selasa, dan itu akan sangat penting untuk memahami ke arah mana Anda harus bekerja, karena untuk memahami ban hanya dalam satu hari sangat, sangat sulit," ungkap Enea Bastianini menguraikan kompleksitas situasi yang dihadapi para pembalap di garasi.
Lebih lanjut, pembalap asal Italia tersebut menambahkan bahwa proses adaptasi motor baru bagi sebagian besar pembalap di grid akan menjadi tantangan yang sangat berat jika hanya mengandalkan satu hari sesi uji coba resmi. Oleh karena itu, ia mendorong adanya evaluasi ulang terhadap agenda kalender uji coba resmi oleh Dorna Sports selaku promotor kejuaraan.
Baca Juga Pedro Acosta Akui Nyaris Buang Kemenangan MotoGP Austria"Bagaimanapun, saya pikir kita perlu bekerja untuk memahami apakah, untuk tahun depan, kita dapat melakukan tes pertama dengan para debutan [shakedown] karena, bagi saya, itu akan sangat penting untuk memahami motor. Dalam tiga hari, empat hari, Anda dapat memahami motor dengan sangat baik. Saya pikir kita butuh lebih banyak waktu untuk itu, dan kita perlu menyesuaikan, bagi saya, program dengan MotoGP," imbuhnya.
Berdasarkan regulasi yang berlaku, sesi shakedown di Sepang selama tiga hari biasanya secara eksklusif hanya disediakan bagi para pembalap penguji dan debutan kelas utama. Terlebih lagi, dengan adanya pengaturan ulang sistem konsesi untuk tahun 2027, para pembalap reguler yang bukan berstatus debutan dipastikan tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam sesi tersebut, memicu jurang perbedaan pengalaman.
Kesenjangan pengalaman ini semakin melebar karena beberapa pembalap pendatang baru dari kelas Moto2 maupun Superbike justru telah mendapatkan kesempatan lebih awal untuk menjajal ban dan spesifikasi motor baru tersebut dalam berbagai kesempatan pengujian sebelumnya. Kondisi ini menempatkan para pembalap reguler pada posisi yang kurang menguntungkan secara teknis.
"Kami telah berbicara dengan beberapa pembalap, dan saya pikir kami perlu menyampaikan ini kepada Dorna dan kepada MotoGP. Saya pikir ini bisa menjadi peluang besar bagi semua orang. Saat ini kami telah melihat banyak pembalap dari Moto2 dan Superbike mencoba ban baru dan motor baru berkali-kali. Dan kami datang dari MotoGP, tetapi itu tidak akan menjadi MotoGP tahun depan, dan itu tidak akan sama bannya. Saya tidak bisa melebih-lebihkan mengapa kami memerlukan beberapa hari untuk ini," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!