Peta persaingan balap mobil touring kembali bergejolak setelah Chaz Mostert menampilkan performa tanpa celah di ajang Gold Coast 500. Mengemudikan kendaraan Walkinshaw TWG Toyota Supra, pembalap bintang ini berhasil mengamankan kemenangan telak yang sekaligus memastikan tempatnya di babak penentuan Sandown. Memulai lomba di belakang peraih pole position Broc Feeney menyusul prosedur start di bawah Safety Car, Mostert sama sekali tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil alih kepemimpinan lomba begitu bendera hijau dikibarkan.

Sejak sukses merebut posisi terdepan dari tangan Feeney pada Lap 4 melalui sebuah manuver matang di area jalur pendek antara Tikungan 13 dan 14, Mostert langsung melesat kencang meninggalkan para pesaingnya. Keunggulan kecepatan mobilnya membuat ia tak tersentuh di posisi terdepan, hingga pada akhir balapan ia mampu finis dengan margin keunggulan lebih dari 20 detik dari pembalap di posisi kedua. Penampilan dominan ini mengulangi catatan manis tahun sebelumnya di trek yang sama, sekaligus memperkokoh mental juaranya.

"Ini seperti deja vu, bukan? Cuaca yang benar-benar berbeda. Mobilnya sangat luar biasa. Saya hanya berusaha merawat ban tersebut pada stint terakhir, karena saya tidak tahu apakah hujan akan turun cukup deras," ujar Mostert mengungkapkan jalannya lomba. Ia menambahkan bahwa kru tim telah bekerja dengan sangat sempurna tanpa ada satupun kesalahan kecil. "Semuanya berjalan tanpa cela. Saya senang tidak ada Safety Car lagi dan saya bisa fokus merawat mobil," imbuhnya mengenai jalannya paruh kedua balapan yang berjalan mulus baginya.

- Advertisement -
Advertisement

Sementara itu, drama sengit justru terjadi di barisan belakang sang pemimpin lomba, melibatkan strategi pit stop yang agresif dari para insinyur tim. David Reynolds yang membela Team 18 tampil sebagai salah satu bintang lapangan berkat strategi brilian melakukan pit lebih awal. Memulai dari posisi ke-14, Reynolds secara konsisten mendulang waktu di udara bersih dan sukses merangsek naik 12 posisi untuk mengamankan podium kedua secara keseluruhan setelah rival di depannya terkena penalti.

Baca Juga Gejolak Yamaha di WorldSSP Usai Ditinggal Ten Kate dan Rider Utama

Posisi podium kedua milik Reynolds sempat terancam oleh tekanan dari pembalap Grove Racing, Matt Payne, yang tampil sangat agresif. Namun, tambahan penalti waktu lima detik akibat pelanggaran batas kerb yang dilakukan Payne membuat posisinya harus rela turun. Dengan demikian, hasil resmi menempatkan Reynolds di posisi runner-up, diikuti oleh rekan setimnya Anton De Pasquale serta Andre Heimgartner dari Brad Jones Racing yang melengkapi jajaran lima besar pembalap tercepat hari itu.