Dua pembalap dipastikan mengawali balapan Formula 1 Grand Prix Italia dari pitlane. Fernando Alonso (Aston Martin) dan Liam Lawson (Red Bull) terkena sanksi karena melanggar aturan parc ferme, sehingga harus start dari jalur pit di sirkuit Monza, Minggu (7/9/2025).

Keputusan itu diambil setelah kedua tim melakukan perubahan pada mobil di luar zona yang diizinkan. Aston Martin mengganti beberapa komponen power unit mobil Alonso, sementara Red Bull mengubah sayap belakang dan setelan suspensi mobil Lawson. Pelanggaran ini membuat mereka kehilangan posisi start yang seharusnya didapat dari hasil kualifikasi.

Masalah Power Unit Alonso

Aston Martin menemukan perilaku abnormal pada komponen power unit mobil Alonso saat Q1. Hal ini membuat Alonso tidak bisa menyelesaikan putaran terakhirnya di kualifikasi, dan tim pun bekerja keras semalaman untuk memperbaiki masalah tersebut. Akibatnya, mereka memutuskan untuk mengganti MGU-K, baterai, dan unit kontrol elektronik, yang membuatnya harus start dari pitlane.

- Advertisement -
Advertisement

Alonso sebenarnya sudah berada di posisi yang sulit setelah hanya mampu start dari posisi ke-18 (sebelum penalti). Di trek yang didominasi kecepatan tinggi seperti Monza, mobil AMR26 yang bertenaga Honda memang diprediksi akan kesulitan. Alonso sendiri mengakui kelemahan mobilnya di trek lurus, tetapi ia tetap optimistis dengan target pengembangan untuk musim depan.

Baca Juga Mercedes: Fokus Strategis Jangka Panjang Kunci Dominasi Era 2026

Penyesuaian untuk Lawson

Sementara itu, Red Bull memanfaatkan momen ini untuk membantu Lawson yang masih beradaptasi dengan mobil RB22. Lawson menggantikan Isack Hadjar yang cedera pergelangan tangan. Tim mengubah sayap belakang dan setelan suspensi, sebuah langkah yang lazim dilakukan untuk mencari kenyamanan bagi pembalap baru. Sebelumnya, Lawson juga sudah terkena penalti karena mengganti komponen mesin, sehingga start dari belakang sudah menjadi kemungkinan.

Dengan start dari pitlane, Alonso dan Lawson harus berjuang ekstra untuk bisa naik ke posisi yang lebih baik. Balapan di Monza sendiri selalu menghadirkan drama, dan kedua pembalap ini akan mencoba memanfaatkan setiap peluang yang ada.