Sirkuit ikonik Phillip Island akhirnya mendapatkan kepastian masa depan dunia balapnya setelah dipastikan akan menjadi tuan rumah ajang Supercars Championship mulai tahun 2027 mendatang. Keputusan strategis ini diambil sebagai langkah besar untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh kepindahan ajang balap motor bergengsi dunia setelah kontrak mereka berakhir di lintasan tersebut.
Sebelumnya, ajang balap roda dua paling akbar di dunia itu secara resmi mengumumkan keputusannya untuk memindahkan seri Grand Prix Australia menjauh dari Phillip Island selepas musim 2026. Keputusan kontroversial ini sempat memicu gelombang protes dan kritik tajam dari para penggemar setia motorsport yang merasa kehilangan salah satu sirkuit paling bersejarah di kalender balap internasional.
Sebagai gantinya, penyelenggara ajang balap motor tersebut telah menyepakati perjanjian kerja sama jangka panjang dengan Pemerintah Australia Selatan terhitung mulai 2027 untuk memindahkan balapan ke sirkuit jalan raya baru di Adelaide. Meskipun demikian, rencana pemindahan lokasi baru tersebut kabarnya masih harus menghadapi berbagai hambatan politik yang cukup besar di tingkat lokal maupun nasional.
Tidak hanya kehilangan ajang balap motor utama, kejuaraan dunia Superbike atau World Superbikes juga dijadwalkan akan meninggalkan Phillip Island menyusul selesainya seri pembuka musim pada tahun 2027 mendatang. Situasi ini sempat menimbulkan kekhawatiran mendalam mengenai keberlangsungan finansial dan masa depan fasilitas balap legendaris yang terletak di negara bagian Victoria tersebut.
Namun, secercah harapan besar kini muncul setelah masa depan Phillip Island sebagai salah satu sirkuit balap paling dicintai di dunia berhasil diamankan untuk setidaknya lima tahun ke depan. Supercars Championship yang dikenal sebagai kejuaraan balap mobil touring premier di Australia dipastikan akan kembali menyapa para penggemar di lintasan tepi laut tersebut untuk pertama kalinya sejak tahun 2019.
Pihak penyelenggara kejuaraan mobil touring ini telah menandatangani kontrak kerja sama berdurasi lima tahun, di mana Phillip Island dijadwalkan akan mementaskan salah satu seri balapan penentuan dalam format babak final untuk memperebutkan gelar juara di penghujung musim. Kehadiran ajang ini diprediksi akan mengembalikan marwah balap tingkat tinggi ke sirkuit yang terkenal dengan kecepatan tingginya.
Executive Chairman Supercars yakni Barclay Nettlefold menyatakan antusiasmenya menyambut kembalinya ajang balap mobil touring ke salah satu lintasan paling bersejarah di kawasan tersebut. "Saat kami merayakan 30 tahun Supercars pada 2027, rasanya sangat tepat untuk kembali ke Phillip Island, sebuah sirkuit yang menjadi bagian dari kejuaraan kami pada 1997 dan memegang tempat spesial dalam sejarah olahraga kami," ujarnya memberikan penjelasan mendalam mengenai kembalinya ajang tersebut.
Baca Juga Aragon Jadi Penentu Nasib Ducati di Perebutan Gelar MotoGP 2026?Ia juga menambahkan bahwa venue ikonik ini selalu mampu menghadirkan momen-momen tak terlupakan bagi para penonton setia. "Phillip Island adalah tempat ikonik yang telah menghasilkan beberapa momen berkesan bagi Supercars, dan kami sangat bersemangat untuk membawa kejuaraan ini kembali dan menciptakan babak baru dalam sejarah bagi para penggemar, tim, dan pembalap kami," imbuhnya.
Keputusan sebelumnya untuk mencopot ajang Grand Prix dari Phillip Island sempat menjadi pukulan telak yang mengejutkan bagi para pelaku bisnis lokal dan industri pariwisata di sekitarnya. Meskipun angka kunjungan penonton sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir akibat faktor aksesibilitas sirkuit yang cukup menantang untuk dijangkau, ajang balap motor tetap menjadi roda penggerak ekonomi regional yang sangat vital.
Menteri Urusan Acara Utama Anthony Carbines menyambut baik kepastian kontrak jangka panjang ini demi menyelamatkan perekonomian warga setempat. "Supercars akan kembali ke Phillip Island, begitu juga dengan kerumunan penonton dan pelanggan untuk bisnis lokal," ungkapnya menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor pariwisata berbasis olahraga.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah setempat telah mengunci kesepakatan krusial ini demi kesejahteraan masyarakat di wilayah regional. "Pemerintah telah mengamankan ini selama lima tahun, karena Victoria regional layak mendapatkan acara-acara besar yang terus memberikan hasil nyata," pungkasnya menutup perbincangan mengenai masa depan cerah sirkuit tersebut.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!