Max Verstappen telah memadamkan segala spekulasi tentang masa depannya di Formula 1 dengan menandatangani kontrak baru bersama Red Bull hingga akhir 2030. Keputusan ini diumumkan menjelang Grand Prix Belanda akhir pekan ini, sekaligus menjadi jawaban atas berbagai pertanyaan yang sempat menggantung di paddock.
Kontrak sebelumnya sebenarnya masih mengikat Verstappen hingga 2028, tetapi ketidaksukaannya pada generasi baru mobil F1 dan aksinya di ajang balap lain sempat memunculkan keraguan apakah ia akan bertahan. Namun, Red Bull menunjukkan komitmen kuat untuk mempertahankan pembalap asal Belanda itu, yang telah menjadi tulang punggung program F1 mereka.
Kesepakatan baru ini menambah dua tahun masa bakti, sehingga Verstappen akan menghabiskan total 15 musim bersama tim asal Milton Keynes sejak promosi pertengahannya pada 2016 dari Toro Rosso. Ini adalah bentuk loyalitas yang langka di era di mana perpindahan pembalap sering terjadi.
Verstappen mengungkapkan kebahagiaannya atas perpanjangan kontrak ini. "Kami memiliki orang-orang terbaik dan saya sangat antusias untuk terus bekerja sama dengan semua orang agar kembali ke puncak. Ini tetap menjadi tujuan utama yang kami semua kejar," ujarnya. Ia juga menyoroti visi jelas dari bos tim, Laurent Mekies, yang dinilainya semakin memperkuat keyakinannya pada arah tim.
Baca Juga Ferrari Diperingatkan Soal Sayap Belakang RadikalLaurent Mekies, prinsipal Red Bull, menyambut baik keputusan ini. "Memiliki Max bertahan bersama kami dan mempertahankan pembalap terbaik di grid adalah kabar fantastis bagi semua orang di Red Bull, Oracle Red Bull Racing, serta F1 dan motorsport secara keseluruhan," katanya. Ia menambahkan bahwa sejak awal, Verstappen telah mewujudkan segala hal yang membuat tim istimewa: daya saing tanpa kompromi, tekad yang tak kenal lelah, dan keberanian menantang konvensi.
Dengan kontrak baru ini, Verstappen dipastikan akan menjadi bagian dari era baru regulasi F1 yang mulai berlaku pada 2026. Ini memberi stabilitas besar bagi Red Bull di tengah persaingan ketat dengan rival seperti Ferrari dan Mercedes. Pertanyaannya kini, mampukah mereka bersama-sama merebut kembali gelar juara dunia yang sempat lepas?
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!