Mengetahui secara persis titik pengereman, cara memodulasi pedal gas, serta teknik melibas tikungan dengan kecepatan yang tepat merupakan faktor penentu yang membedakan antara pengemudi biasa dan pebalap profesional di lintasan. Berangkat dari kebutuhan krusial tersebut, Maserati secara resmi memperkenalkan sebuah terobosan teknologi mutakhir yang dirancang khusus untuk membantu para pemilik mobil sport menguasai keterampilan tingkat tinggi ini dengan lebih aman dan presisi.
Teknologi inovatif yang diberi nama Maserati project Track Assist by AS.CAR.I ini diperkenalkan pertama kali di ajang Motorsports Club of Clubs 2026 yang berlangsung di Tampa, Florida. Perangkat lunak ini berfungsi sebagai pelatih digital atau digital trainer autentik, yang dikembangkan melalui proyek kolaborasi strategis antara pabrikan mobil berlogo Tridente tersebut dengan perusahaan rintisan asal Italia, AS.CAR.I. Dalam kerja sama ini, inti teknologi, perangkat lunak, serta algoritma dikembangkan oleh AS.CAR.I, sementara Maserati memegang peran penting dalam hal integrasi, kalibrasi, serta validasi spesifik untuk jajaran kendaraan performa tinggi mereka.
Sistem canggih tersebut dipamerkan secara langsung di atas kokpit Maserati GT2 Stradale melalui sesi demonstrasi serta putaran cepat atau hot lap di The Motor Enclave. Ajang bergengsi ini merupakan penyelenggaraan keenam dari acara yang diorganisasi oleh Tilke dan menarik perhatian para penggiat otomotif global. Jantung dari teknologi ini terletak pada fitur Active Performance Control atau APC, yang bekerja dengan cara berinteraksi langsung dengan sistem pengereman terintegrasi kendaraan untuk memberikan panduan real-time kepada pengemudi.
Melalui pengelolaan aktif pada sektor pengereman dan akselerasi, sistem ini membantu pengemudi menemukan titik pengereman optimal berdasarkan karakteristik lintasan yang dilalui, meminimalisir kesalahan manusia, serta menjaga kecepatan ideal saat berada di titik apeks tikungan. Pihak pabrikan menegaskan bahwa sistem ini bukanlah perangkat kemudi otonom konvensional yang mengambil alih kendali penuh dari pengemudi, melainkan sebuah alat pembelajaran interaktif yang dirancang untuk mengasah kemampuan teknis individu.
Baca Juga Italia Bersiap Legalkan Motor Selap-Selip di KemacetanFilosofi di balik pengembangan teknologi ini sangat jelas, yakni untuk memaksimalkan potensi pengemudi tanpa menghilangkan sensasi serta emosi murni dari mengendarai mobil sport berperforma tinggi. Startup AS.CAR.I sendiri didirikan pada tahun 2023 di Milan dan merupakan hasil dari dedikasi kelompok riset mOve serta tim PoliMOVE dari Politecnico di Milano. Kolaborasi ini membuktikan bagaimana sinergi antara dunia akademis dan industri otomotif mampu melahirkan solusi inovatif yang aplikatif bagi konsumen.
Langkah besar berikutnya bagi teknologi ini adalah integrasinya ke dalam program pelatihan berkendara profesional Master Maserati Driving Experience mulai musim 2027 mendatang. Dengan langkah ini, pabrikan asal Modena tersebut akan menjadi salah satu pelopor dalam menghadirkan perangkat pelatihan digital generasi terbaru yang mendampingi para instruktur profesional di sirkuit.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!