Kegagalan strategi pada periode virtual safety car (VSC) di Grand Prix Italia memicu pertanyaan besar bagi George Russell. Mantan pembalap F1 yang kini menjadi analis Formula 1 di Sky Sports, Martin Brundle, menegaskan bahwa Russell wajib meminta penjelasan dari timnya, Mercedes, setelah keputusan tersebut berpotensi merenggut kemenangan perdananya musim ini.

Di tengah balapan yang berlangsung sengit di sirkuit Monza, Russell yang memimpin perlombaan memilih bertahan di lintasan dengan ban keras saat VSC aktif. Sementara itu, rekan setimnya, Kimi Antonelli, justru masuk pit untuk mengganti ban ke medium yang lebih segar. Keunggulan ban itulah yang kemudian dimanfaatkan Antonelli untuk menyalip Russell dan merebut kemenangan di hadapan publik sendiri.

“Ini hari yang sangat sulit bagi George Russell,” ujar Brundle. “Dia pasti harus duduk dan berbicara dengan tim, lalu bertanya, ‘Bagaimana ini bisa terjadi? Saya memimpin balapan. Mengapa saya tidak mendapat prioritas pit stop murah itu?’”

- Advertisement -
Advertisement

Antonelli, yang sebelumnya mendapat penalti turun posisi karena pergantian power unit, justru tampil apik dengan start dari belakang. Kondisi tersebut seharusnya menjadi peluang emas bagi Russell untuk memperkecil selisih poin di klasemen. Namun, alih-alih memangkas jarak, defisitnya malah melebar setelah Antonelli meraih kemenangan ketujuhnya musim ini.

“Untuk kejuaraan dunia, ini adalah kesempatan George untuk berbuat sesuatu atas ketertinggalannya, tapi justru defisitnya bertambah,” tambah Brundle.

Baca Juga Liam Lawson Soroti Risiko SLM F1 2026 Sulit Dihindari

Pendapat serupa disampaikan analis Sky Sports, Naomi Schiff. “Mungkin alasan dia terlihat tenang sekarang adalah karena dia mungkin mulai mempertanyakan dirinya sendiri, mengapa tidak bisa memanfaatkan peluang lebih baik. Tapi dengan melihat ke belakang, dia pasti akan bertanya, ‘Mengapa saya tidak pit saat VSC?’ Memang dia menjalankan strategi berbeda dan tim ingin dia bertahan lebih lama, tapi pada akhirnya, ban yang lebih segar bisa menyelamatkan kemenangannya hari ini.”

Dengan hasil tersebut, Antonelli kini memimpin klasemen dengan keunggulan 66 poin atas Russell yang berada di posisi kedua. Situasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Mercedes untuk memastikan strategi yang lebih solid bagi kedua pembalapnya, terutama saat Russell memiliki peluang emas untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.