Setelah akhir pekan terburuknya sejak operasi bahu pada Mei lalu di Silverstone, Marc Marquez tampil percaya diri menjelang MotoGP Aragon akhir pekan ini. Juara bertahan itu "yakin" akan kembali bersaing di depan setelah dua pekan pemulihan tambahan.

Di atas kertas, Marquez adalah favorit kuat. Ia belum pernah kalah dalam empat balapan terakhir di Sirkuit Aragon. Dengan lima kemenangan bersama Repsol Honda, kemudian kembali ke puncak podium bersama Gresini pada 2025, trek anti-searah jarum jam ini seolah menjadi rumah kedua baginya.

Namun, tekanan kini mulai terasa. Marquez tertinggal 40 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin setelah finis 9-7 yang mengecewakan di Silverstone, di mana Aprilia mendominasi. Ini membuat Aragon menjadi momen krusial untuk memangkas jarak, terutama dengan Desmosedici yang seharusnya lebih kompetitif di sirkuit ini.

- Advertisement -
Advertisement

"Di Aragon saya telah mengumpulkan banyak kesuksesan di masa lalu, terutama beberapa tahun terakhir bersama Ducati," ujar Marquez. "Ini trek yang memaksimalkan karakteristik saya dan cara berkendara motor kami. Dibanding Silverstone, dengan dua pekan pemulihan tambahan, saya yakin kami akan lebih dekat ke kelompok depan dan bisa bertarung untuk posisi yang menentukan, baik di Sprint maupun balapan Minggu."

Rekan setimnya, Pecco Bagnaia, juga punya kenangan manis di Aragon. Di sinilah ia meraih kemenangan pertamanya di MotoGP pada 2021, dan tahun berikutnya ia kalah tipis dari Enea Bastianini. Setelah operasi lengan saat jeda musim panas, Bagnaia menilai Aragon tidak terlalu berat secara fisik dibanding Silverstone.

Baca Juga Ogura Akui Defisit Pengalaman MotoGP di Aragon: Tak Bisa Putar Waktu

"Aragon adalah trek yang sangat saya sukai: di sini saya meraih kemenangan pertama di MotoGP, yang pertama dengan Ducati," kata Bagnaia. "Saya berharap bisa lebih dekat ke pemimpin sejak awal dan kembali menempel pembalap tercepat." Bagnaia saat ini berada di posisi kedelapan klasemen, dan hasil di Aragon akan menentukan arah musimnya.

Dengan dua pekan pemulihan setelah operasi bahu, Marquez tampaknya siap memberikan perlawanan sengit. Pertanyaannya, akankah Aragon menjadi titik balik bagi sang juara bertahan? Semua akan terjawab saat lampu padam akhir pekan ini.