Persaingan ketat mewarnai jalannya sesi latihan bebas kedua di Circuit of the Americas, di mana pembalap Ferrari, Charles Leclerc, berhasil keluar sebagai yang tercepat. Mengandalkan catatan waktu 1 menit 35,291 detik, ia sukses mengamankan posisi puncak setelah bertarung sengit melawan para rivalnya. Keunggulan tipis dicatatkan oleh sang peraih posisi pertama atas pesaing terdekatnya, menunjukkan betapa kompetitifnya barisan depan pada akhir pekan ini di lintasan yang menantang tersebut.

Sesi latihan ini menandai untuk kedua kalinya secara berturut-turut posisi tiga besar diisi oleh tiga tim yang berbeda. Di belakang Leclerc, posisi kedua secara mengejutkan diamankan oleh pemuncak klasemen sementara, sementara Max Verstappen harus puas berada di tempat ketiga dengan selisih waktu 0,189 detik dari catatan waktu terbaik. Dinamika persaingan yang ketat ini memberikan gambaran awal mengenai potensi kejutan yang mungkin terjadi pada sesi kualifikasi maupun balapan utama hari Minggu nanti.

Jalannya sesi sempat diwarnai oleh berbagai kendala teknis dan penegakan batas lintasan yang ketat dari para pengawas lomba. Sejumlah pembalap, termasuk beberapa nama unggulan, harus rela catatan waktu mereka dihapus karena melanggar batas trek di tikungan-tikungan tertentu. Selain itu, beberapa masalah teknis kecil juga sempat mengganggu jalannya persiapan tim, seperti keluhan mengenai posisi tempat duduk yang longgar serta kesulitan menjaga mobil tetap berada di jalur yang benar akibat permukaan trek yang bergelombang.

- Advertisement -
Advertisement

Memasuki paruh kedua sesi, seluruh tim mulai mengalihkan fokus mereka ke simulasi kualifikasi dengan menggunakan kompon ban lunak. Perubahan posisi di puncak klasemen timesheet terjadi dengan cepat saat para pembalap mengeluarkan potensi penuh kendaraan mereka. Verstappen sempat memimpin sebelum akhirnya dibalas secara telak oleh catatan impresif yang ditorehkan oleh Leclerc, yang bertahan hingga sesi latihan tersebut berakhir tanpa mampu terkejar oleh pembalap lain.

Baca Juga Pabrik Mesin F1 Cadillac Resmi Dibuka Jelang Akhir Tahun 2025

Menjelang akhir sesi, perhatian tim beralih pada pengumpulan data jarak jauh melalui simulasi balapan panjang untuk memahami tingkat keausan ban. Beberapa pembalap melaporkan kesulitan menjaga kestabilan mobil di atas aspal Austin yang terkenal bergelombang, sementara yang lain fokus mengevaluasi performa ban lunak dalam durasi yang lebih lama guna mempersiapkan strategi optimal menjelang akhir pekan balap yang krusial ini.