Charles Leclerc mengaku masih memerlukan "beberapa pemeriksaan tambahan" setelah kecelakaan hebat di Grand Prix Italia, untuk memastikan kondisinya fit saat bersaing di seri Madrid akhir pekan depan. Pembalap Ferrari itu kehilangan kendali mobil SF-26-nya di tikungan Parabolica dengan kecepatan tinggi pada akhir lap kedua, yang berujung pada benturan keras ke dinding dan mengibarkan bendera merah.

Pembalap asal Monako tersebut sempat dilarikan ke pusat medis sirkuit untuk observasi, namun akhirnya diperbolehkan pergi setelah tidak ditemukan cedera yang terdeteksi. Leclerc mengaku kekhawatiran utamanya justru pada penglihatannya yang sempat bermasalah, meski kini kondisinya sudah kembali normal. "Leher saya baik-baik saja, hanya penglihatan yang sedikit terganggu pada awalnya. Mata kanan tidak memberikan visi yang baik, tapi sekarang semuanya sudah membaik," ujarnya.

Meski demikian, pembalap berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa dampak kecelakaan tersebut tidak bisa dianggap remeh. "Saya pikir akan ada beberapa pemeriksaan tambahan yang harus dilakukan, mungkin malam ini dan besok, untuk memastikan saya benar-benar siap untuk Madrid. Seharusnya demikian, tapi lebih baik berhati-hati daripada menyesal," tambahnya.

- Advertisement -
Advertisement

Soal penyebab insiden, Ferrari masih melakukan investigasi mendalam. Leclerc menduga ada perbedaan dalam penyaluran tenaga, namun ia enggan berspekulasi sebelum melihat data. "Sangat frustrasi, tapi memang seperti ini. Saya tidak bisa mengubah hasil, saya harus melihat ke depan dan berharap bisa bangkit di Madrid," tutup pembalap asal Monako tersebut.

Baca Juga Tsunoda: Racing Bulls Terkesan dengan Adaptasi Saya di F1 2026

Kecelakaan ini menjadi pukulan telak bagi Scuderia Ferrari yang tengah bersaing ketat di papan atas klasemen. Kehilangan Leclerc di seri Madrid akan menjadi kemunduran besar, namun tim asal Italia itu optimistis pembalap andalannya bisa tampil.