Lando Norris secara terbuka mengakui bahwa dirinya telah mengecewakan tim setelah terlibat insiden tabrakan dengan rekan setimnya di McLaren, yakni Oscar Piastri, pada sesi balapan sprint Grand Prix Singapura. Insiden tersebut langsung memicu sorotan tajam dari garasi utama karena melibatkan dua mobil yang seharusnya bisa mengamankan posisi poin penting bagi skuad asal Woking tersebut.
Peristiwa menegangkan itu terjadi pada putaran terakhir dari total 20 lap yang dilombakan di sirkuit jalan raya Marina Bay. Lando Norris mencoba melakukan manuver nekat dari sisi dalam di Tikungan 5, yang berujung pada kontak fisik dengan ban belakang kanan mobil MCL40 milik Oscar Piastri. Senggolan keras itu seketika membuat kedua pembalap berputar arah, merusak peluang emas tim untuk finis di posisi keempat dan kelima secara bersamaan.
Akibat kecelakaan di lap krusial tersebut, Lando Norris harus rela merosot ke posisi kedelapan, sementara Oscar Piastri terpaksa malang melintang dan gagal menyelesaikan balapan. Kepala Tim McLaren, Andrea Stella, tanpa ragu menyebut insiden antar-rekan setim itu sebagai sesuatu yang sama sekali tidak dapat diterima dan menegaskan perlunya diskusi internal yang serius agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Menanggapi evaluasi dari manajemen tim, Lando Norris akhirnya melunak dan menyampaikan penyesalan mendalamnya kepada seluruh anggota skuad. "Saya tidak bisa mencoba apa yang saya lakukan. Saya seharusnya tidak pernah mencobanya sejak awal, bahkan jika celahnya terbuka. Saya harus memikirkan tim yang saya wakili lebih dari diri saya sendiri," ujar Lando Norris saat memberikan keterangan kepada awak media.
Pembalap asal Inggris tersebut menambahkan bahwa kesalahan tersebut sepenuhnya berada di pundaknya dan ia merasa memiliki kewajiban moral untuk meminta maaf kepada setiap orang di garasi. Perubahan sikap ini cukup kontras dibanding pembelaan awalnya pada Sabtu sore ketika ia sempat menyatakan bahwa celah tersebut memang terbuka lebar dan ia memiliki hak penuh untuk mengambil kesempatan tersebut.
Baca Juga Grosjean Minta Maaf ke Zak Brown soal Komentar PiastriKendati demikian, Lando Norris berhasil menunjukkan kebangkitan mental yang impresif pada balapan utama hari Minggu dengan menyudahi lomba di peringkat keempat. Ia sempat naik posisi setelah Kimi Antonelli memilih melakukan pit stop kedua di bawah periode virtual safety car pada lap ke-39, menempatkan dirinya dalam jarak kejar dengan para pesaing terdepan.
Meski gagal mengamankan tempat di atas podium setelah mendapat perlawanan sengit dari Lewis Hamilton dan Kimi Antonelli di fase akhir balapan, hasil akhir tersebut dinilai sebagai pencapaian maksimal yang bisa diraih oleh sang juara dunia bertahan dalam situasi yang sulit tersebut. "Hasilnya adalah yang terbaik yang bisa kami capai hari ini," pungkas Lando Norris.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!