Kemajuan signifikan yang dicatatkan oleh pabrikan asal Austria, KTM, dalam memaksimalkan cengkeraman ban belakang lunak saat sesi serangan waktu terpaksa harus teredam oleh penurunan performa yang cukup mencolok saat balapan dimulai. Sepeda motor RC16 sebelumnya dikenal luas sebagai salah satu mesin paling efektif di grid MotoGP dalam urusan melakukan start impresif. Namun, mereka tampaknya mulai kehilangan taji dibandingkan para rival terdekatnya setelah perangkat holeshot depan resmi dilarang penggunaannya mulai seri Assen.

Manajer Tim Red Bull KTM, Aki Ajo, tidak menolak fakta bahwa regulasi baru tersebut turut memberikan andil besar terhadap situasi pelik yang sedang mereka hadapi saat ini. Kendati demikian, ia juga memberikan penekanan bahwa seluruh pabrikan pesaing di kejuaraan dunia balap motor grand prix ini tidak pernah berhenti melakukan pengembangan teknis secara konstan setiap akhir pekan balapan bergulir demi meraih hasil optimal di atas lintasan.

Dalam keterangannya kepada reporter pit lane MotoGP, Jack Appleyard, di sirkuit Mandalika, Ajo secara terbuka mengakui kompleksitas masalah yang tengah melanda garasi timnya. Perubahan regulasi terbukti membawa dampak tersipatis, memaksa para insinyur bekerja ekstra keras mengevaluasi sektor krusial yang selama ini menjadi salah satu senjata utama mereka dalam menaklukkan tikungan pertama selepas lampu start padam.

- Advertisement -
Advertisement

"Tentu saja perubahan aturan mengenai larangan perangkat tersebut turut memengaruhi dengan cara tertentu, dan tentu saja semua orang juga terus melakukan peningkatan sepanjang waktu di kategori ini," ujar Ajo saat memberikan analisis mendalam mengenai situasi teknis timnya kepada pihak media di area paddock.

Lebih lanjut, manajer berpengalaman tersebut menambahkan bahwa mengisolasi satu faktor tunggal sebagai penyebab utama kemerosotan performa start bukanlah hal yang mudah dilakukan dalam dunia balap modern yang sangat kompetitif. Sektor start kini telah ditetapkan sebagai area prioritas utama yang membutuhkan fokus penuh serta kerja keras kolektif agar kekuatan tradisional mereka dapat segera pulih sepenuhnya.

Baca Juga Francesco Bagnaia Target Konsisten Podium MotoGP 2026

"Sangat sulit untuk menyebutkan hanya satu alasan pasti, namun yang pasti area start adalah bagian di mana kami benar-benar harus fokus dan bekerja keras untuk mencoba mengembalikan titik kuat kami semula," imbuh Ajo menegaskan komitmen tim untuk segera bangkit dari kendala teknis yang sedang membatasi potensi penuh RC16.

Hingga paruh musim kompetisi berjalan sejauh ini, pebalap bintang andalan mereka, Pedro Acosta, telah menunjukkan performa kualifikasi yang cukup bervariasi dengan catatan terbaik meraih posisi pole di Catalunya serta posisi terburuk di baris kesepuluh saat berlaga di Mugello dan Sachsenring. Pemuda berbakat asal Spanyol yang juga pernah merasakan manisnya kemenangan di Red Bull Ring tersebut kini menempati peringkat kelima dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia.