Pandeglang,Nusantara Media - Koramil 0106/Menes menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersamaan lintas sektor dengan menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026. Kegiatan sakral tersebut dilangsungkan di Lapangan Alun-alun Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dengan melibatkan ribuan elemen masyarakat dari berbagai latar belakang.

Acara yang berlangsung khidmat pada Kamis, 22 Oktober 2026 tersebut dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga menjelang siang pukul 10.50 WIB. Kehadiran aparat militer di tengah-tengah ribuan santri menegaskan kedekatan TNI dengan lembaga keagamaan serta institusi pendidikan Islam yang selama ini menjadi pilar moral bangsa.

Sebanyak kurang lebih 1.000 peserta tampak memadati area lapangan upacara. Mereka terdiri dari kalangan pelajar, santri, elemen masyarakat umum, aparatur pemerintahan tingkat kecamatan dan desa, tokoh agama, berbagai organisasi Islam, serta unsur pengamanan dari TNI dan Polri yang bersatu padu merayakan momentum bersejarah ini.

- Advertisement -
Advertisement

Sejumlah pejabat penting daerah turut ambil bagian dalam barisan tamu undangan terhormat, di antaranya Wakil Bupati Pandeglang, Camat Menes, unsur pimpinan Polsek Menes, Kantor Urusan Agama (KUA) Menes, serta jajaran pimpinan Puskesmas Menes. Kehadiran para tokoh ini memperlihatkan kuatnya koordinasi antarinstansi di tingkat lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Ibna Suhar hadir mewakili kesatuan untuk mendampingi jalannya upacara sebagai Danramil 0106/Menes. Kehadiran unsur TNI ini dinilai sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan sekaligus wujud nyata sinergi lintas sektoral.

Baca Juga Festival Riang Riung Pandeglang 2026 Ajang Ekspresi Seni Musik dan UMKM

Rangkaian upacara berjalan tertib, diawali dengan pembukaan formal, penyampaian amanat dan sambutan, serta ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Seluruh rangkaian acara tersebut didedikasikan sebagai bentuk penghormatan mendalam atas jasa para santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan sebuah refleksi atas peran strategis kaum santri dalam pembangunan nasional. Nilai-nilai keislaman yang moderat, menjunjung tinggi akhlak mulia, kedamaian, serta toleransi terus disuarakan guna memperkuat persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.