Awal pekan balap di Circuit of the Americas bagi tim Mercedes sama sekali tidak menjanjikan kejayaan. Telemetri di dalam garasi usai sesi latihan bebas hari Jumat mengisyaratkan akhir pekan yang suram, di mana mobil terlihat tertinggal dari segi kecepatan sementara para pembalap mengeluhkan keseimbangan sasis yang buruk akibat peningkatan aerodinamika terbaru yang dinilai melenceng jauh dari ekspektasi awal.

Namun, dinamika berubah drastis pada Minggu sore ketika pembalap muda berbakat Kimi Antonelli berdiri tegap di podium tertinggi, menyemprotkan sampanye, sekaligus memperlebar keunggulannya di puncak klasemen sementara kejuaraan dunia Formula 1. Lonjakan performa dari mobil yang sempat dicap lambat pada hari Jumat menjadi sebuah kemenangan dominan pada hari Minggu digambarkan oleh direktur teknik trek Mercedes, Andrew Shovlin, sebagai sebuah keajaiban nyata di lintasan balap.

Dalam sesi evaluasi pascalomba, Shovlin berbicara blak-blakan mengenai betapa tersesatnya departemen teknik tim asal Brackley tersebut saat mengawali akhir pekan di Texas. "Kerja bagus untuk Kimi serta semua orang di Brackley dan Brixworth atas kemenangan ini. Setelah hari Jumat, kemenangan balapan sama sekali tidak terlihat bisa dicapai mengingat kecepatan satu putaran dan simulasi jarak jauh kami, jadi ini adalah pembalikan keadaan yang luar biasa dan hasil yang sangat memuaskan," aku Shovlin secara terbuka.

- Advertisement -
Advertisement

Kendala performa pada hari Jumat tersebut berkaitan erat dengan komentar rekan setimnya yang secara blak-blakan menyebut mobil sangat sulit dikendalikan setelah finis di papan bawah. Shovlin secara tidak langsung mengonfirmasi bahwa paket pembaruan yang dibawa sejak Grand Prix Malaysia telah mengubah karakteristik W17 menjadi mesin yang sangat menantang dan sensitif terhadap pengaturan. Jendela set-up yang teramat sempit membuat teknisi harus bekerja keras sepanjang malam untuk menemukan keseimbangan optimal.

Kimi Antonelli di GP AS
Kimi Antonelli merayakan kemenangan di Circuit of the Americas. (Foto: Sam Bloxham / LAT Images via Getty Images)

Baca Juga Red Bull Bangkit di Singapura, Verstappen Amankan Pole Krusial

Kesulitan dalam mencari set-up ideal ini memunculkan cerita kontras di dalam garasi Mercedes. Di satu sisi, Antonelli mampu meramu cara menjaga ketahanan kompon ban dengan sempurna di barisan terdepan, sementara perjuangan rekannya berlangsung jauh lebih berat sejak lampu start padam akibat hukuman penalti lap pembuka serta kesulitan menyalip pembalap McLaren di depannya.

Keberhasilan di garasi nomor satu tidak lepas dari ketenangan dinding pit Mercedes dalam mengeksekusi strategi di bawah tekanan masif. Alih-alih panik tatkala degradasi ban melonjak di atas permukaan aspal Circuit of the Americas yang terkenal bergelombang, para ahli strategi tetap mempercayai kalkulasi data matematis mereka untuk memastikan kemenangan penting ini.