Kimi Antonelli mengukir sejarah di Grand Prix Italia. Pembalap Mercedes tersebut menjadi orang Italia pertama dalam 60 tahun yang memenangi balapan kandangnya di Sirkuit Monza, Minggu (7/9/2025). Kemenangan itu diraih dengan cara yang tak biasa: start dari posisi 19 dan finis terdepan setelah melewati 53 lap penuh drama.

Antonelli mendapat penalti turun grid karena timnya mengganti unit daya melebihi kuota musim ini. Target awal Mercedes sebenarnya hanya meminta pemuda 19 tahun itu naik ke zona poin. Namun, Antonelli punya rencana lain. Ia langsung melesat ke posisi enam dalam beberapa lap pertama, lalu memanfaatkan restart berdiri setelah red flag akibat kecelakaan Charles Leclerc untuk terus menekan.

Puncaknya terjadi di paruh balapan. Ketika rekan setimnya, George Russell, dan Max Verstappen dari Red Bull sedang bertarung sengit di depan, Antonelli diam-diam ikut masuk ke percaturan. Ia sempat memimpin, lalu kembali tertinggal, dan akhirnya memutuskan balapan dengan menyalip Russell pada empat lap terakhir.

- Advertisement -
Advertisement

Momen krusial justru datang lebih awal. Saat mengejar Russell, Antonelli nyaris kehilangan segalanya di chicane pertama. Ia melintas terlalu lebar dan masuk ke gravel, membuatnya sempat berpikir peluang menang telah sirna. "Saya pikir saya kehilangan kesempatan," aku Antonelli usai balapan. "Tapi untungnya kami masih punya kecepatan dan berhasil menyelesaikannya."

Baca Juga Vettel Terharu Tribute Schumacher di Monza: 'Aku Merasakannya'

Dengan kemenangan ini, Antonelli meraih kemenangan ketujuhnya musim ini dan mempertegas statusnya sebagai calon juara dunia. Ia juga mempersembahkan podium emas bagi Tifosi yang sudah lama menantikan pahlawan lokal. "Saya tidak menyangka," katanya sambil tersenyum. "Ini mimpi yang menjadi kenyataan."