Garasi Honda akhirnya bernapas lega menjelang seri antepenultimate MotoGP musim ini di Sirkuit Sepang, Malaysia. Setelah badai cedera dan masalah kesehatan yang memaksa mereka pincang di beberapa balapan sebelumnya, pabrikan asal Jepang tersebut dipastikan akan tampil dengan kekuatan penuh setelah infirmeriya mereka resmi dikosongkan. Dua pembalap utama mereka, yakni Joan Mir dan Luca Marini, siap turun ke lintasan asalkan lolos dari pemeriksaan medis wajib dari tim dokter kejuaraan.
Situasi pelik sempat menghantam kubu pabrikan sayap tunggal tersebut dalam beberapa pekan terakhir, terutama ketika Joan Mir harus absen panjang selama satu setengah bulan akibat masalah kesehatan misterius yang mulai dirasakannya sejak akhir pekan Grand Prix Misano pada 13 September lalu. Meski pihak tim maupun sang juara dunia asal Spanyol memilih untuk menutup rapat-rapat detail spesifik mengenai penyakit tersebut, proses pemulihan berjalan intensif agar ia bisa kembali menunggangi kuda besi RC213V di sisa musim kompetisi tahun ini.
Di sisi lain, Luca Marini juga harus mengalami nasib sial ketika dirinya mendadak tumbang akibat serangan virus parah yang membuatnya terpaksa melewatkan hampir seluruh rangkaian akhir pekan balap di Sirkuit Phillip Island, Australia. Pembalap berkebangsaan Italia tersebut bahkan hanya mampu melibas beberapa tikungan saja sebelum akhirnya ditarik dari lintasan demi fokus total pada pemulihan kondisi fisik yang terus digenjot sejak hari Jumat pekan lalu di fasilitas latihan.
Menatap balapan akhir pekan ini di Sepang, Luca Marini menyambut antusias kembalinya dirinya ke garasi sekaligus bersiap merayakan tonggak sejarah penting dalam karier balap Grand Prix nya. Seri di Malaysia akan menjadi penampilan start ke-200 bagi sang pembalap Italia di kancah kejuaraan dunia balap motor paling bergengsi di muka bumi, sebuah pencapaian fantastis yang tentu ingin dirayakannya dengan hasil maksimal di atas lintasan panas Asia Tenggara.
Pardoks tantangan fisik di Sepang tentu menjadi perhatian tersendiri bagi Marini yang baru saja pulih dari sakit. Ia mengakui bahwa cuaca tropis yang ekstrem serta karakter lintasan Malaysia yang sangat menuntut ketahanan tubuh akan menjadi ujian berat bagi kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih seratus persen seperti sedia kala sebelum terserang virus beberapa waktu lalu.
Baca Juga Raul Fernandez Masih Dihantam Cedera Jari Jelang MotoGP AustraliaPernyataan resmi dari sang pembalap menegaskan bahwa pendekatan akhir pekan ini harus diubah secara taktis. Pihaknya harus cermat mengatur simpanan tenaga agar tetap kompetitif hingga balapan utama hari Minggu, sembari memantau faktor cuaca yang kerap berubah-ubah secara ekstrem di Sepang demi mengamankan hasil terbaik bagi skuad pabrikan Jepang tersebut.
Sementara itu, Joan Mir mengungkapkan rasa terima kasih mendalam kepada orang-orang terdekat yang telah mendampinginya melewati masa-masa sulit selama satu setengah bulan terakhir tanpa kepastian kapan bisa kembali membalap. Dukungan mental tersebut dinilai sangat krusial dalam menjaga fokusnya agar tetap berlatih dengan berbagai jenis sepeda motor dalam sepekan terakhir sebelum akhirnya mendapat lampu hijau dari tim dokter pribadi.
Kembalinya peraih gelar juara dunia MotoGP ke Sepang juga membawa secercah memori manis bagi sang pembalap maupun pabrikan Honda secara keseluruhan di masa lalu. Keputusan untuk melakukan comeback di sirkuit yang sudah sangat akrab ini dinilai sebagai langkah paling tepat guna menguji kembali insting balap, membangun ulang rasa percaya diri bersama para mekanik, serta memetakan potensi daya saing motor di pengujung musim.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!