Tekad bulat ditunjukkan oleh pembalap andalan Jorge Martin yang tetap bersikeras untuk turun ke lintasan balap meski baru saja mengalami cedera serius. Hanya berselang lima hari pasca insiden horor yang menimpanya pada sesi Sprint di Phillip Island dan berujung pada patah tulang radius distal lengan kanan, sang juara dunia menegaskan bahwa ambisinya mempertahankan gelar jauh lebih besar daripada rasa sakit yang harus ditanggungnya saat ini.

Pihak tim Aprilia mengonfirmasi bahwa setelah melalui serangkaian pemeriksaan medis wajib jelang akhir pekan balap, sang rider andalan telah mengantongi lampu hijau yang bersifat sementara. Keputusan krusial ini memungkinkan pebalap asal Spanyol tersebut untuk ambil bagian dalam sesi latihan bebas pertama esok pagi, namun dengan catatan bahwa kondisinya bakal dievaluasi ulang secara ketat oleh tim medis usai sesi tersebut rampung.

Situasi klasemen kejuaraan dunia yang semakin memanas menjadi motivasi utama di balik keputusan nekat tersebut. Saat ini, sang bintang Spanyol tertinggal sepuluh angka di belakang rival terberatnya yakni Marc Marquez, sebuah selisih tipis yang membuat dirinya merasa wajib mencoba segala cara demi menjaga peluang juara tetap terbuka hingga seri pamungkas musim ini.

- Advertisement -
Advertisement

Dalam sesi jumpa pers resmi hari Kamis, pebalap bernomor start 89 tersebut blak-blakan mengenai kondisi fisik serta mental yang dihadapinya pasca insiden di Australia. Kami telah mengambil langkah awal untuk mencoba turun ke trek, dan kita lihat bagaimana kelanjutan situasi ini sepanjang akhir pekan berlangsung.

Baca Juga Martin Akui Aragon Sulit, Puncak Klasemen MotoGP Masih Aman

Meski menunjukkan keberanian luar biasa, sang rider tetap bersikap realistis mengenai peluangnya menuntaskan seluruh rangkaian balapan akhir pekan ini tanpa hambatan berarti. Saya sadar betul bahwa pergelangan tangan saya patah, dan seandainya saya tidak sedang bertarung memperebutkan gelar juara dunia, pastinya saya sekarang sudah berada di rumah dengan balutan gips, ungkapnya dengan nada jujur.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak memasang target muluk-muluk mengingat rasa sakit yang masih mendera fisik bagian atasnya. Saya tidak terlalu optimis dan merasa ini akan menjadi tantangan yang sangat berat, namun tubuh manusia menyimpan misteri karena kondisi saya membaik drastis dalam beberapa hari terakhir, tutupnya.