Pandeglang, Nusantara Media – Memasuki hari ke-30 pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sorongan, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat semakin menguat meski dihadapkan pada medan yang sulit dan penuh risiko.


Jembatan sepanjang 50 meter ini menjadi harapan besar bagi warga karena akan menghubungkan Desa Sorongan dengan Desa Cibingbin yang selama ini sering terisolasi. Kehadiran jembatan ini sangat mendesak, tidak hanya untuk memperlancar roda perekonomian dan mobilitas masyarakat, tetapi juga sebagai akses vital bagi anak-anak yang akan bersekolah tanpa harus menghadapi bahaya sungai.


Di tengah keterbatasan alat berat, prajurit TNI bersama warga bahu-membahu melangsir material bangunan menggunakan rakit sederhana menyusuri arus sungai. Tak hanya laki-laki, para ibu rumah tangga pun turun tangan. 

- Advertisement -

Salah satunya, Ibu Upit, mengungkapkan semangatnya: “Ini kebutuhan kami yang sudah lama dinanti. Demi jembatan ini, kami tidak takut bahaya.”


Komandan Kodim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga S.A.P., turun langsung ke lokasi untuk meninjau sekaligus ikut membantu proses pelangsiran material bersama warga dan prajurit. Ia didampingi Danramil 0113/Cibaliung, Kapten CZI Abdul Syukur.


Dandim Afri Swandi Ritonga mengaku terharu melihat semangat kebersamaan tersebut. “Ini momen luar biasa.

 Kebersamaan TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan ini,” ujarnya. Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap berhati-hati mengingat tingginya risiko di lapangan.


Sementara itu, Danramil Cibaliung Kapten CZI Abdul Syukur menyampaikan bahwa kehadiran Dandim menjadi motivasi besar bagi jajarannya untuk terus mengabdi kepada masyarakat.
 

Masyarakat Desa Sorongan dan sekitarnya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang telah mendorong program Jembatan Perintis Garuda ini, serta kepada TNI yang bahu-membahu mewujudkan impian mereka memiliki akses jembatan yang layak.