Aksi mendebarkan tersaji di Pertamina Mandalika Circuit ketika Izan Guevara sukses memperkecil ketertinggalan poin dari pimpinan klasemen setelah mengamankan kemenangan gemilang. Memulai balapan dari pole position, pembalap asal Spanyol tersebut berada di posisi ideal untuk mendikte jalannya lomba, sementara rival utamanya dalam perebutan gelar juara, Manuel Gonzalez, terpaksa harus memulai balapan dari posisi kesepuluh di grid.

Drama langsung pecah begitu lampu start padam ketika insiden kecelakaan beruntun terjadi di barisan belakang pada lap pembuka. Kontak fisik yang melibatkan sesama mesin Aspar serta pembalap lain seperti Joe Roberts dan Collin Veijer memaksa pengawas balapan mengibarkan bendera merah. Insiden tersebut terjadi persis saat Alex Escrig berhasil merebut posisi terdepan dari para pesaingnya.

Selepas insiden tersebut, jalannya balapan sempat terhenti sejenak sebelum dilakukan restart dengan durasi 14 lap menggunakan susunan grid yang sama. Sayangnya, tidak semua pembalap beruntung bisa kembali ke lintasan setelah mekanik bekerja keras di garasi. David Alonso yang awalnya berada di posisi ketiga dan Joe Roberts di posisi ketujuh harus mengubur impian mereka untuk melanjutkan lomba akibat kerusakan parah pada motor masing-masing.

- Advertisement -
Advertisement

Pada start kedua, motor Klint Forward Racing milik Alex Escrig kembali melesat di posisi terdepan dengan pengawalan ketat dari Izan Guevara yang terus memberikan tekanan konstan. Pertarungan sengit terjadi di barisan terdepan di mana Alex Escrig berupaya keras menjaga jarak keunggulannya dari gempuran pembalap di belakangnya sepanjang paruh kedua balapan yang sangat melelahkan.

Namun, nasib sial menimpa Alex Escrig ketika balapan tinggal menyisakan satu setengah lap lagi. Mesin motor Forward milik pembalap bernomor sebelas tersebut mendadak mati secara misterius, memaksanya menepi ke pinggir lintasan dan merelakan peluang emas meraih kemenangan di depan publik internasional.

Baca Juga Penalti Grid Moto2 Misano: Furusato Start Paling Belakang

Kejadian tersebut membuka jalan lebar bagi Izan Guevara yang mengendarai mesin Blu Cru Pramac Yamaha untuk memimpin balapan hingga garis finis tanpa hambatan berarti. Kemenangan beruntun ketiga ini sangat krusial dalam perburuan gelar juara dunia, di mana ia sukses menyentuh garis finis dengan keunggulan 3,570 detik di depan para pesaingnya.

Sementara itu, Manuel Gonzalez yang memulai balapan dari urutan kesepuluh menunjukkan mentalitas luar biasa dengan melakukan serangkaian manuver overtake yang sangat presisi. Memanfaatkan sisa lap yang terbatas, pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP Kalex tersebut berhasil merangsek ke depan dan mengamankan posisi kedua demi mengamankan poin maksimal dalam menjaga keunggulan klasemen.

Kejutan juga dihadirkan oleh Daniel Holgado yang sukses bangkit usai insiden pada start pertama berkat kerja keras para mekanik Aspar. Mengakui kesalahannya karena terlambat melakukan pengereman di awal, ia menahan rasa sakit pada bagian tangan akibat terjatuh untuk finis di posisi ketiga di atas sasis Kalex yang setelannya kurang sempurna.

PosPembalapTimSelisih/Catatan
1Izan GuevaraBlu Cru Pramac YamahaWinner
2Manuel GonzalezLiqui Moly Dynavolt Intact GP+3.570s
3Daniel HolgadoAspar TeamPodium
4Senna AgiusDynavolt Intact GP+0.000
5Daniel MunozItaltrans Racing Team+0.000
6Ivan OrtolaQJ Motor Gresini Moto2+0.000
7Filip SalacAmerican Racing+0.000
8Alonso LopezItaljet Gresini Moto2+0.000
9Tony ArbolinoREDS Fantic Racing+0.000
10Jose Antonio RuedaRed Bull KTM AjoTop Rookie