Musim kompetisi balap mobil bergengsi resmi mencapai puncaknya dengan penobatan Felix Hirsiger dan rekan setimnya sebagai penguasa baru lintasan. Dalam balapan final yang berlangsung sengit di sirkuit Hockenheimring Baden-Wurttemberg, pasangan pembalap ini tampil tanpa celah untuk memastikan titel juara umum dengan keunggulan 13 poin di klasemen akhir. Kesuksesan ini sekaligus menandai pencapaian historis bagi skuad yang menaungi mereka sepanjang musim penuh drama ini.

Perjalanan menuju tangga juara sama sekali bukan jalan yang mudah bagi pasangan yang mengandalkan mesin bertenaga dari pabrikan Lamborghini tersebut. Meskipun Finn Zulauf telah memiliki pengalaman dari musim sebelumnya, pendampingnya asal Swiss tersebut tergolong minim pengalaman di kategori GT3. Namun, kerja keras dan strategi matang dari Liqui Moly Team Engstler Motorsport mampu menutup segala keraguan publik sejak seri pembuka hingga akhir musim.

Dominasi mereka mulai terlihat sejak seri perdana di Red Bull Ring, di mana kombinasi kecepatan dan konsistensi langsung membawa mereka memimpin klasemen sementara. Puncak ketangguhan mental mereka diuji secara nyata di Salzburgring, ketika keduanya harus memulai balapan dari posisi start paling buncit. Melalui perjuangan luar biasa, mereka berhasil menyalip satu persatu lawan hingga merebut kemenangan keempat musim ini dalam sebuah penampilan yang dikenang sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah kejuaraan.

- Advertisement -
Advertisement

"Kami adalah juara ADAC GT Masters 2026. Kami sangat ingin bisa mengatakan hal itu di akhir tahun ini. Menjadi juara langsung pada percobaan pertama adalah lebih dari yang pernah kami impikan," ungkap Hirsiger dengan penuh rasa bangga usai mengamankan trofi juara.

Bagi Zulauf, akhir pekan penutup musim ini memberikan kebahagiaan ganda karena ia juga sukses mengamankan tiket program pengembangan karir bergengsi menuju level balap yang lebih tinggi. Keberhasilan ini melengkapi pencapaian gemilangnya setelah sebelumnya juga menjuarai ajang ADAC GT4 Germany, menjadikannya pembalap pertama yang mampu menaklukkan kedua tangga sukses tersebut.

Baca Juga Rieju MR Pro 125, Senjata Enduro Radikal Bermesin Minarelli

"Ini adalah kisah yang sangat keren setelah sukses di ADAC GT4 Germany kini saya juga memenangkan ADAC GT Masters dan menjadi pembalap pertama yang memutuskan Road to DTM di kedua kejuaraan," jelas Zulauf. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kru tim atas kerja keras tanpa kenal lelah sepanjang tahun.

Konsistensi sepanjang musim yang ditandai dengan lima kemenangan serta lima raihan posisi start terdepan membuktikan bahwa kerja sama tim yang solid serta persamaan gaya membalap menjadi kunci utama. Tanpa adanya gesekan ego di garasi, pasangan juara ini berhasil membawa tim kembali merasakan manisnya gelar juara umum setelah terakhir kali diraih pada tahun 2011.