Federasi Automobil Internasional atau FIA resmi merilis regulasi operasional baru yang mulai berlaku pada musim 2027 mendatang. Langkah tegas ini diambil untuk menutup celah hukum terkait perpindahan informasi dan personel antara divisi Formula 1 dan proyek di luar balap utama, seperti pengembangan supercar, ajang WEC, Formula E, hingga divisi teknologi nautika. Aturan anyar ini dinamai secara khusus sebagai regulasi tentang 'Segregazione fisica e IT tra attivita F1 e attivita non F1' atau segregasi fisik dan teknologi informasi untuk mencegah manipulasi anggaran pembatasan biaya atau budget cap serta pemanfaatan teknologi secara terselubung.

Sebelum adanya ratifikasi aturan baru ini, dunia balap jet darat kerap dihadapkan pada zona abu-abu regulasi. Sejumlah tim peserta bebas merekrut insinyur kelas wahid untuk menangani proyek eksternal perusahaan, namun keahlian serta pengetahuan mendalam mereka kerap dialirkan kembali guna mendongkrak performa aerodinamika maupun mekanis mobil balap utama. Selain itu, fasilitas berteknologi tinggi seperti terowongan angin, simulator canggih, hingga bangku tes dyno tidak memiliki sistem pelacakan yang transparan. Perpindahan tenaga kerja yang cair antar-divisi memicu kekhawatiran serius mengenai kebocoran kekayaan intelektual antar-sektor industri.

Menanggapi potensi pelanggaran tersebut, otoritas tertinggi balap mobil dunia tidak tinggal diam dengan menyisipkan tambahan sebelas halaman penuh aturan rinci ke dalam buku regulasi operasional 2027. Berdasarkan dokumen resmi tersebut, badan pengatur mewajibkan adanya pemisahan total secara fisik maupun digital antara pekerja yang murni menangani program kejuaraan dunia dengan lini bisnis di luar ajang utama. Pengawasan ketat akan diberlakukan melalui inspeksi mendadak langsung ke fasilitas markas tim serta audit forensik terhadap infrastruktur digital guna memastikan seluruh kontestan mematuhi prinsip kejujuran serta transparansi operasional.

- Advertisement -
Advertisement

Dalam aturan terbarunya, badan pengatur melarang keras penggunaan saluran komunikasi tersembunyi, pemindahan data menggunakan perangkat penyimpanan eksternal, serta perantara pihak ketiga yang bertujuan membocorkan informasi rahasia. Area kerja fisik untuk divisi utama dan non-utama diwajibkan berada di gedung atau ruangan yang terisolasi secara eksklusif. Kendati fasilitas krusial seperti terowongan angin dan simulator masih diizinkan untuk digunakan secara bersama, penggunaannya tidak boleh dilakukan secara simultan atau bersamaan dalam waktu yang sama oleh personel lintas divisi.

Baca Juga Williams F1 Korbankan 2026, Fokus Penuh ke Musim 2027

Sebagai bentuk pengawasan jangka panjang, setiap tim diwajibkan mencatat seluruh aktivitas pemeliharaan infrastruktur dalam buku catatan khusus dengan masa penyimpanan data mencapai tiga tahun. Sistem jaringan komputer juga harus dipisahkan secara virtual untuk membentengi keamanan data teknik dari potensi penyalahgunaan. Melalui regulasi komprehensif ini, otoritas berharap persaingan di masa depan dapat berjalan secara lebih adil tanpa celah eksploitasi celah regulasi korporat.