Federasi Automotif Internasional (FIA) resmi menerapkan serangkaian regulasi baru yang sangat ketat untuk kejuaraan dunia balap Formula 1 mulai musim 2027 mendatang. Langkah tegas ini diambil untuk menutup celah dan mencegah tim-tim kontestan mengeksploitasi aturan batas biaya atau cost cap yang selama ini menjadi polemik di paddock.
Dalam dokumen regulasi operasional terbaru yang disetujui oleh Dewan Olahraga Motor Dunia FIA, personel Formula 1 tidak lagi diizinkan untuk berbagi ruang kantor dengan staf non-F1 dari perusahaan atau divisi lain. Selain itu, mereka juga dilarang bekerja di area terbuka seperti kantin guna menghindari potensi kebocoran pengetahuan teknis yang dapat menguntungkan program balap utama tanpa terhitung dalam anggaran biaya yang dibatasi.
Kekhawatiran mengenai eksploitasi staf non-F1 ini telah lama menjadi perbincangan hangat di kalangan tim peserta. Selama bertahun-tahun, muncul kecurigaan bahwa beberapa skuad papan atas memanfaatkan divisi proyek khusus di luar ajang grand prix—seperti pengembangan teknologi maritim, kapal pesiar, hingga sepeda—untuk mengalirkan keahlian teknik ke dalam operasi balap F1 mereka secara terselubung.
Sebagai catatan, sejumlah tim besar memang memiliki entitas teknologi serupa dalam struktur perusahaan mereka. Red Bull memiliki divisi Advanced Technologies, Mercedes mengandalkan Applied Science, Aston Martin bergerak melalui Performance Technologies, dan Ferrari baru-baru ini terlibat dalam pembuatan proyek kapal pesiar Hypersail. Meskipun tidak pernah ada pembuktian hukum yang telak, spekulasi mengenai pembayaran gaji di luar batas biaya untuk staf yang bekerja ganda terus menjadi sorotan tajam.
Baca Juga Verstappen Perpanjang Kontrak Red Bull Hingga 2030, Bukti Kepercayaan ke MekiesSebelumnya, badan pengatur telah berulang kali berupaya menindak celah tersebut. Pada tahun 2023, terbit dokumen regulasi terkenal yang mewajibkan transfer kekayaan intelektual dari divisi teknologi ke tim balap harus dicatat sepenuhnya dalam batas biaya. Namun, aturan tersebut dinilai masih belum cukup untuk memberikan kepastian penuh bahwa tim-tim tidak lagi mengakali aturan penggajian staf paruh waktu.
Oleh karena itu, aturan baru sepanjang 12 halaman dalam Regulasi Operasional F1 2027 dirancang agar sangat ketat dan hampir mustahil untuk dielakkan. Regulasi ini mewajibkan pemisahan fisik yang ketat di area pabrik, penerapan sistem akses elektronik wajib dengan catatan log selama tiga tahun yang dapat diaudit langsung oleh FIA, serta pelarangan total penggunaan perangkat keras dan infrastruktur IT bersama antara staf balap dan non-balap.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!