Dunia reli internasional baru saja dikejutkan oleh keputusan besar dari Esapekka Lappi yang resmi mengakhiri karier kompetitifnya penuhnya musim ini. Kendati demikian, pensiun dari kokpit sebagai pereli aktif tidak lantas membuat sosok berpengalaman ini meninggalkan dunia yang telah membesarkan namanya. Ia langsung mengalihkan fokus dan energinya untuk membimbing generasi pebalap muda berbakat demi memastikan mereka berada di jalur yang benar sejak awal karier profesional mereka.

Salah satu talenta muda yang beruntung mendapatkan bimbingan langsung dari sang maestro adalah Lauri Halonen. Keduanya sebenarnya telah mulai merajut kerja sama sejak musim lalu, namun kini situasi jauh lebih ideal bagi Lappi yang memiliki waktu luang jauh lebih banyak setelah menanggalkan tanggung jawab sebagai pebalap utama di kejuaraan dunia. Pengalaman segudang yang dimilikinya kini siap ditularkan secara bertahap kepada Halonen yang tengah merintis jalan di kancah reli nasional maupun internasional.

Meski memiliki jam terbang tinggi, Lappi mengakui secara terbuka bahwa porsinya dalam memberikan masukan memiliki batasan tertentu yang realistis. Berbicara kepada RallyJournal, ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan terlalu mencampuri urusan teknis dasar pengoperasian mobil penggerak roda depan di atas permukaan salju atau kerikil khas Finlandia. Menurutnya, perkembangan zaman membuat mobil-mobil kategori tersebut sudah jauh berubah dibandingkan masa ketika ia masih aktif mengendalikannya di awal karier.

- Advertisement -
Advertisement

Dalam keterangannya, Esapekka Lappi menyatakan, Secara praktis, ketika saya memikirkan di mana saya dapat membantu, saya tidak memiliki banyak hal untuk dikatakan tentang mengendarai mobil penggerak roda depan pada reli salju atau kerikil di Finlandia. Sudah lama sekali sejak saya mengendarainya sendiri, dan mobil-mobilnya juga telah banyak berubah. Lauri menangani sisi tersebut dengan sangat baik, jadi tidak ada masalah di sana.

Fokus utama bimbingan Lappi justru akan bergeser secara signifikan ketika Halonen harus menghadapi tantangan di atas permukaan aspal. Halonen, yang sebentar lagi menginjak usia 17 tahun, dijadwalkan kembali turun di kelas SM3 Kejuaraan Reli Finlandia musim depan dengan mengandalkan mobil Peugeot 208 Rally4. Sebelum terjun di kejuaraan domestik tersebut, sang pebalap muda tengah mengumpulkan jam terbang internasional yang krusial, termasuk melakoni debut reli aspal pertamanya di Kroasia akhir pekan lalu serta agenda lanjutan di Slovenia.

Di sinilah keahlian taktis Lappi menjadi sangat vital bagi keselamatan sekaligus kecepatan anak didiknya. Mantan bintang WRC tersebut ingin memastikan bahwa Halonen menguasai aspek pembuatan catatan jalur secara presisi, memahami setiap istilah teknis secara mendalam, serta siap mengantisipasi segala potensi bahaya yang mengadang di lintasan aspal yang terkenal tanpa kompromi.

Baca Juga Pajari dan Salminen Siap Duel Klasik di Jari-Pekka Ralli

Menjelaskan lebih jauh mengenai peran barunya, Esapekka Lappi mengungkapkan, Tapi kemudian ada aspal, membuat catatan jalur, dan segala hal lainnya. Ini tentang memastikan semua terminologi benar, mengetahui apa arti setiap kata dan apa yang harus mereka persiapkan. Dalam reli aspal, Anda harus mengidentifikasi setiap perubahan permukaan dan hal-hal serupa lainnya. Saya ingin mereka berada di jalur yang benar sejak awal sehingga mereka tidak harus mempelajari semuanya dengan cara yang sulit. Sebagai contoh, saya tidak ingin perubahan permukaan tertinggal dari catatan jalur dan menyebabkan mereka keluar lintasan.

Walau berkomitmen untuk membimbing karier Halonen, Lappi menegaskan bahwa dirinya tidak akan selalu mendampingi di setiap seri balapan yang diikuti sang pebalap muda. Kendati demikian, persimpangan jalan di antara keduanya dipastikan akan tetap terjadi di Kejuaraan Reli Finlandia tahun depan. Mengingat Halonen membalap di bawah naungan warna tim RTE-Motorsport di mana RTE-Motorsport dimiliki bersama oleh Lappi, hubungan profesional mereka terjalin semakin erat dalam struktur manajemen tim.

Menutup perbincangan dengan nada santai dan penuh canda, Esapekka Lappi menyambut antusias peran gundanya di pinggir lintasan reli musim depan. Kami memiliki perusahaan yang menjalankan mobil-mobil tersebut, pada akhirnya, jadi mungkin saya akan berada di sana dalam peran sebagai prinsipal tim, pungkasnya sambil tersenyum.