Musim kompetisi Formula Regional European Championship (FREC) 2026 resmi menobatkan Emanuele Olivieri sebagai pembalap terbaik tahun ini. Pengakuan bergengsi tersebut diberikan langsung oleh para kepala tim dan manajer paddock dalam pemungutan suara tahunan yang diselenggarakan oleh Formula Scout, sebuah tradisi yang selalu dinantikan untuk mengukur performa murni para pembalap muda di bawah radar tekanan tinggi.

Pembalap andalan tim R-ace GP ini sukses mengikuti jejak para pendahulunya yang kini telah meniti karier cemerlang, seperti Andrea Kimi Antonelli, Rafael Camara, dan Freddie Slater. Namun, catatan sejarah baru berhasil diukir oleh Olivieri musim ini. Ia bukan sekadar pembalap non-Prema pertama yang sukses menyabet penghargaan utama tersebut, tetapi ia juga mencatatkan sejarah sebagai pemenang pertama yang meraup nilai sempurna secara mutlak.

Dalam mekanisme pemungutan suara yang dirancang untuk menjaga objektivitas tinggi, setiap tim peserta diwajibkan menyusun peringkat 10 pembalap terbaik sepanjang musim 2026. Peraturan ketat melarang para manajer tim untuk memberikan suara kepada pembalap dari tim mereka sendiri. Selain itu, hanya pembalap yang turun minimal di separuh kalender balap yang layak masuk dalam bursa penilaian, yang membuat nama-nama seperti Oleksandr Bondarev harus tersisih meski tampil menjanjikan.

- Advertisement -
Advertisement

Sistem poin dalam jajak pendapat ini menggunakan format standar 10 hingga 1 dari posisi pertama hingga sepuluh. Dengan partisipasi 10 tim di kejuaraan, setiap pembalap memiliki potensi perolehan maksimal sebanyak 90 poin. Dominasi Emanuele Olivieri tidak terbendung setelah berhasil mengamankan nilai paripurna tersebut berkat konsistensi kecepatan dan minimnya kesalahan sepanjang kalender balap bergengsi Eropa ini.

Baca Juga Helmut Marko Bantah Klaim Christian Horner Terkait Max Verstappen

Posisi tiga besar dalam jajak pendapat paddock ini merefleksikan persaingan ketat di klasemen akhir kejuaraan. Pembalap MP Motorsport, Sebastian Wheldon, mengamankan peringkat kedua usai mengungguli andalan Prema, Kean Nakamura-Berta. Wheldon tercatat enam kali diletakkan pada posisi kedua oleh para pemilih, sementara Nakamura-Berta menyusul di belakangnya dalam daftar pilihan para petinggi tim.