Marc Marquez akan menjadi satu dari hanya dua pembalap Ducati yang bertahan untuk musim MotoGP 2027. Yang lainnya adalah Fermin Aldeguer, yang kontraknya resmi diperpanjang pada Rabu lalu, sekaligus pindah dari Gresini ke VR46 dan mendapat motor spesifikasi pabrikan.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa Ducati serius membangun masa depan di atas talenta muda. Di musim 2026, Aldeguer tampil impresif dengan enam podium, termasuk kemenangan di MotoGP Indonesia. Namun, cedera patah tulang paha saat latihan musim dingin dan cedera punggung di Assen membuatnya kehilangan momentum di kejuaraan.

Meski demikian, Ducati tetap percaya penuh. CEO Ducati, Claudio Domenicali, menegaskan bahwa Aldeguer adalah representasi sempurna dari visi Ducati: percaya pada talenta muda dan mendukung pertumbuhan mereka. Filosofi ini, menurutnya, telah membawa banyak kepuasan dan tetap menjadi komitmen utama perusahaan.

- Advertisement -
Advertisement

Di tengah perubahan besar, dengan kepergian Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Alex Marquez ke pabrikan lain, Ducati justru memperkuat barisan muda. Aldeguer akan menemani Pedro Acosta sebagai dua bintang muda dengan kontrak langsung, siap menjadi tulang punggung masa depan.

Baca Juga Jorge Martin Kemungkinan Absen di German GP 2025

Manajer Umum Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menyebut Aldeguer memiliki bakat luar biasa dan kemampuan belajar yang cepat. “Dia masih sangat muda, tapi potensinya sangat besar,” ujarnya. Ducati memutuskan untuk terus berinvestasi padanya, dengan keyakinan bahwa lingkungan VR46 adalah tempat ideal untuk berkembang.

Dengan Aldeguer di VR46 dan Nicolo Bulega yang akan segera bergabung, Ducati memastikan dua motor spesifikasi pabrikan di tim satelit. Ini menunjukkan strategi jangka panjang untuk tetap kompetitif di era regulasi baru 850cc pada 2027.