Panggung balap Pertamina Grand Prix of Qatar di Sirkuit Lusail menyajikan drama tingkat tinggi ketika Marco Bezzecchi bangkit dari kegagalan pada sesi Sprint untuk merengkuh kemenangan gemilang secara dominan dari garis start hingga finis. Pembalap asal Italia tersebut menampilkan performa sempurna di atas mesin Aprilia miliknya, sekaligus menjaga asa perebutan gelar juara dunia tetap hidup di sisa musim 2026 yang semakin mendebarkan.
Di sisi lain, pemimpin klasemen sementara Marc Marquez harus menunda ambisinya untuk mengunci gelar juara dunia akhir pekan ini. Pembalap bintang asal Spanyol tersebut sukses mengamankan posisi kedua setelah melakukan manuver krusial di lap-lap akhir untuk melewati Raul Fernandez. Marquez, yang sempat terlibat insiden kontroversial dengan Bezzecchi pada hari Sabtu kemarin, wajib meraih kemenangan mutlak sambil berharap rival terdekatnya gagal mendulang poin untuk mengunci gelar di Qatar.
Jalannya balapan sepanjang 22 putaran penuh dengan strategi ban dan insiden tak terduga. Seluruh pembalap kompak beralih menggunakan kompon ban medium depan dan belakang, menghindari risiko degradasi tinggi yang sempat terjadi pada sesi sebelumnya. Raul Fernandez sempat mencuri perhatian dengan membentuk formasi Aprilia satu-dua di awal lomba, sementara Marquez sempat kehilangan posisi ketiga dari pembalap muda berbakat Pedro Acosta akibat kendala teknis tekanan ban yang melanda pabrikan Austria tersebut.
Memasuki pertengahan lomba, Acosta perlahan mulai mengendur dan memberikan jalan bagi Marquez untuk kembali merangsek naik memburu posisi terdepan. Sementara itu, juara bertahan yang tengah dibebap cedera gagal mengulangi keajaiban Sprint dan harus puas menyelamatkan finis di posisi ketujuh. Barisan belakang juga diwarnai insiden jatuhnya beberapa pembalap seperti Diogo Moreira dan Brad Binder, yang secara tidak langsung memberikan keuntungan bagi pembalap pengganti HRC, Jake Dixon, untuk meraup poin perdana di kelas premier.
Baca Juga Cuaca Ekstrem Phillip Island Selamatkan Jorge Martin dari Marc MarquezDengan absennya pabrikan Yamaha serta Francesco Bagnaia yang menepi akibat cedera dari insiden hari Sabtu, grid balapan utama tereduksi menjadi 16 pembalap saja setelah Luca Marini memutuskan mundur sebelum warm-up karena kelelahan ekstrim. Jeda waktu satu akhir pekan kini akan dimanfaatkan para tim sebelum menghadapi dua seri pamungkas penutup era mesin 1000cc dan ban Michelin yang akan berlangsung di Portimao dan Valencia.
| Pos | Rider | Nat | Team | Time/Diff |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Marco Bezzecchi | ITA | Aprilia Racing (RS-GP26) | 22 laps |
| 2 | Marc Marquez | SPA | Ducati Lenovo (GP26) | +3.083s |
| 3 | Raul Fernandez | SPA | Trackhouse Aprilia (RS-GP26) | +3.614s |
| 4 | Ai Ogura | JPN | Trackhouse Aprilia (RS-GP26) | +4.885s |
| 5 | Enea Bastianini | ITA | Red Bull KTM Tech3 (RC16) | +6.948s |
| 6 | Pedro Acosta | SPA | Red Bull KTM (RC16) | +7.413s |
| 7 | Jorge Martin | SPA | Aprilia Racing (RS-GP26) | +14.023s |
| 8 | Fabio Di Giannantonio | ITA | Pertamina VR46 Ducati (GP26) | +15.517s |
| 9 | Johann Zarco | FRA | Castrol Honda LCR (RC213V) | +16.257s |
| 10 | Iker Lecuona | SPA | BK8 Gresini Ducati (GP26) | +17.958s |
| 11 | Franco Morbidelli | ITA | Pertamina VR46 Ducati (GP25) | +20.275s |
| 12 | Fermin Aldeguer | SPA | BK8 Gresini Ducati (GP25) | +20.576s |
| 13 | Maverick Vinales | SPA | Red Bull KTM Tech3 (RC16) | +21.095s |
| 14 | Jake Dixon | GBR | Honda HRC Castrol (RC213V) | +28.734s |
| - | Brad Binder | RSA | Red Bull KTM (RC16) | DNF |
| - | Diogo Moreira | BRA | Pro Honda LCR (RC213V) | DNF |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!