Peta perspertarungan ajang balap motor paling bergengsi di dunia kembali mengalami pergerakan signifikan setelah manuver bursa transfer yang dilakukan oleh pabrikan asal Jepang. Kepindahan Diogo Moreira dari struktur satelit menuju tim pabrikan utama meninggalkan sebuah kursi kosong yang krusial untuk diperebutkan di masa depan. Namun, manajemen tim yang dikomandoi oleh figur berpengalaman tidak memerlukan waktu lama untuk menemukan solusi strategis guna mengisi kekosongan tersebut demi menatap regulasi dan persaingan ketat di lintasan balap roda dua.
Keputusan besar akhirnya diambil oleh skuad satelit pabrikan berlogo sayap tunggal tersebut dengan resmi mengumumkan perekrutan David Alonso untuk mengarungi musim kompetisi mendatang. Pemuda berbakat asal Kolombia yang kini berusia 20 tahun tersebut dipastikan tidak hanya sekadar menggantikan posisi yang ditinggalkan pendahulunya, tetapi juga menandai tonggak sejarah baru dalam karier olahraganya berupa debut perdana di kategori premier kelas utama MotoGP.
Perjalanan karier sang pebalap muda sebelum mencapai titik ini tergolong sangat impresif dan penuh dengan pencapaian gemilang di kelas-kelas sebelumnya. Tercatat sebagai juara dunia Moto3 pada musim 2024, performa konsisten tersebut membuka jalan baginya untuk naik tingkat ke kategori intermediate menggunakan mesin Kalex bersama skuad Aspar. Sejak saat itu, talentanya semakin terasah melalui raihan sembilan kali naik podium, termasuk mengamankan dua kemenangan seri serta satu posisi start terdepan di babak kualifikasi.
Berbagai catatan positif serta kemampuan adaptasi yang luar biasa di atas lintasan inilah yang meyakinkan petinggi pabrikan untuk memberikan kepercayaan penuh kepada sang debutan. Dalam struktur tim satelit musim depan, ia akan berbagi garasi dan menimba ilmu langsung dari pebalap berpengalaman asal Prancis, Johann Zarco, yang diharapkan mampu membimbing proses adaptasinya terhadap mesin purwarupa kelas utama.
Menanggapi kesempatan emas yang menjadi titik balik dalam karier profesionalnya, sang pebalap yang saat ini masih berjuang di papan atas klasemen kejuaraan dunia menyampaikan antusiasmenya secara terbuka. Dilansir dari FormulaPassion, ia mengungkapkan rasa bangga bisa bergabung dengan struktur yang memiliki sejarah panjang di kejuaraan dunia balap motor internasional.
Baca Juga Acosta Sesali Duel 'Bodoh' dengan Aldeguer di MotoGP Misano"Saya sangat gembira dan tidak sabar untuk tiba di MotoGP bersama tim seperti LCR Honda," ujar pebalap muda tersebut. "Ini adalah tim yang sangat profesional dengan pengalaman luar biasa, dan saya pikir ini adalah tempat yang sempurna untuk memulai jalur pembelajaran saya. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, dan ini baru permulaan."
Pimpinan skuad satelit, Lucio Cecchinello, menyambut kehadiran rekrutan Anyar ini dengan tangan terbuka serta optimisme tinggi menghadapi era regulasi baru di masa depan. Kombinasi antara determinasi tinggi sang debutan muda dan pengalaman teknis dari kru di dalam garasi diyakini mampu membawa tim meraih target-target ambisius yang telah dicanangkan bersama.
"Kami sangat bangga menyambut David. Ia telah menunjukkan bakat, kecepatan, dan determinasi yang luar biasa, dan kami tidak sabar untuk bekerja sama demi mencapai tujuan bersama kami. Dengan dimulainya era baru di MotoGP, ini adalah waktu yang tepat untuk memulai petualangan ini," pungkas Cecchinello.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!